Menu

Dark Mode
Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos Komdigi dan Meta Buka Suara Soal Akun WhatsApp Botok Pati Terblokir

Headline

Pembunuh Sadis Jurnalis Dibekuk

badge-check


					Pembunuh Sadis Jurnalis Dibekuk Perbesar

Hanya dalam hitungan hari, petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Bogor berhasil menangkap pelaku pembunuh mantan jurnalis Abdulllah Fithri Setyawan alias Dufi (43).

Pelaku yang diketahui bernama Nurhadi ditangkap di rumah kontrakannya. Istri pelaku bernama Sari Murniasih juga ditangkap, karena diduga terlibat dalam aksi pembunuhan sadis tersebut. Pelaku mengaku masih ada dua orang lagi yang ikut terlibat.

Dugaan sementara, motif pembunuhan Dufi karena para pelaku ingin menguasai harta benda milik korban.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, satu pelaku membantu mengangkut korban ke dalam mobil, dan satu pelaku yang membeli mobil korban yang dijual pelaku,” kata Dedi.

Sebelum melakukan aksi kejinya lanjut Dedi, Nurhadi dan Sari sudah menjalin komunikasi melalui sosial media dan berhasil membujuk korban untuk mengunjungi rumah kontrakan pelaku. Saat itulah muncul niat jahat untuk menghabisi korban yang disampaikan Nurhadi kepada istrinya dengan kata sandi Gep.

tonton videonya

[su_youtube_advanced url=”https://www.youtube.com/watch?v=BikdevGqzvs”]

“Saat itu, suami saya bilang Gep, yang ada di otak saya Gep itu artinya dibunuh (sambil memeragakan tangannya di leher_red),” kata Sari kepada polisi.

Korban langsung dipukul benda tajam, hingga meregang nyawa.Untuk menghilangkan jejak, jasad korban dibungkus

“Karena enggak kuat angkat korban, pelaku panggil teman dan dibawa pake mobil Innova yang selanjutnya dibuang,” urai Dedi.

Dedi menambahkan, pelaku membunuh korban karena ingin menguasai harta korban. “Kami masih mendalami hubungan korban dengan pelaku. Apakah terkait bisnis atau pekerjaan. Sebab, sebelumnya korban dan pelaku sudah menjalin komunikasi melalui sosial media hingga akhirnya ada niatan korban untuk bertandang ke rumah kontrakan pelaku,” katanya.

Korban dihabisi di rumah kontrakan di Desa Bojong Kulur, Gunung Putri, Bogor. Lalu dimasukkan ke dalam tong plastik biru dan dibuang di Jalan Narogong, Klapanunggal, Bogor pada Minggu (18/11) lalu.
reportersae

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun Gelar Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

21 August 2026 - 10:52 WIB

Lewat PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kemandirian Penerima Manfaat

21 August 2026 - 10:37 WIB

1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

18 August 2026 - 16:40 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jamuan Rakyat Istana Bogor

17 August 2026 - 10:31 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Buaran Gelar Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

16 August 2026 - 18:59 WIB

Trending on Headline