Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Bogor

Diduga Pencabul Siswa SD Dibekuk

badge-check


					Diduga Pencabul Siswa SD Dibekuk Perbesar

Jajaran Polsekta Tanah Sareal berhasil menciduk pelaku pelecehan seksual terhadap anak berinisial US (60), Selasa (16/10/2018). Kakek tersebut diduga telah melakukan pelecehan terhadap seorang murid SDN Tanah Sareal 4.

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Muhamad Suprayogi mengatakan bahwa kasus tersebut terbongkar lantaran korban melapor kepada guru bahwa ia telah diraba-raba oleh pelaku di sebuah kebun yang tidak jauh dari lokasi sekolah.

“Jadi korban ini diming-imingi uang jajan oleh pelaku sebesar Rp5 ribu,” ungkapnya, Rabu (17/10/2018).

Mendapat laporan tersebut, kemudian para guru mencari pelaku dan langsung menangkapnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Kemudian, pelaku langsung dibawa ke sekolah untuk diinterogasi.

“Awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya tapi setelah didesak dan dengan sadar diri akhirnya pelaku mengakui perbuatannya tersebut,” ucapnya.

Kapolsek menambahkan, pelaku merupakan pendatang dari Kota Jakarta, yang baru bermukim di kediaman sang adik di Gang Karet, Kecamatan Tanah Sareal, selama enam bulan. US sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan lingkungan pada kawasan tersebut.

Saat ini, kata dia, polisi masih melakukan pendataan dan identifikasi, sebab menurut informasi diperkirakan jumlah korban lebih dari 10 orang. “Pelaku sudah diamankan ke polsek untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fachrudin mengatakan kejadian tersebut terjadi di luar sekolah.

“Mereka juga diajarkan di sekolah agar segera menghindar apabila ada seseorang yang meraba-raba bagian sensitif. Pelajaran itu tak masuk dalam kurikulum,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga terus mengingatkan sekolah agar terus mengajarkan kewaspadaan kepada anak. “Jadi anak-anak harus bisa mandiri menjaga diri. Sebab, predator ini beraksi dimana-mana, dan mereka itu cerdas tahu kelengahan guru dan orangtua,” imbuhnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor