Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Kabar Lifestyle

Kenali Tanda Tahi Lalat yang Bisa Jadi Kanker Kulit

badge-check


					Kenali Tanda Tahi Lalat yang Bisa Jadi Kanker Kulit Perbesar

Memiliki tanda lahir seperti tahi lalat di beberapa bagian tertentu terkadang dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik atau malah jadi mengganggu penampilan. Hal itu dikarenakan tahi lalat terletak pada kulit dan terlihat jelas karena memiliki warna yang biasanya lebih gelap daripada kulit.

Sebagian orang mungkin akan menganggap remeh atau mengacuhkan kehadiran tahi lalat pada tubuh. Namun, tahukah kalian, ternyata tahi lalat dapat berkembang menjadi kanker kulit. Meskipun tidak semua tahi lalat berpotensi jadi kanker kulit, akan tetapi sebaiknya tetap waspada terhadap tahi lalat pada tubuh kita.

Melansir dari laman Cosmopolitan, Kamis (26/7/2018), berikut beberapa tanda untuk mengetahui apakah tahi lalat Anda dapat berkembang menjadi kanker kulit atau tidak.

1. Tahi lalat berbentuk asimetris

Biasanya bentuk tahi lalat yang jinak atau tidak akan berkembang menjadi tumor cenderung berbentuk simetris. Bila Anda menemukan tahi lalat pada tubuh yang berbentuk asimetris, sebaiknya periksakan ke dokter kulit untuk mendapatkan keterangan yang pasti.

2. Terangkat ke atas kulit

Bila tahi lalat Anda berkembang dan terangkat keatas kulit bisa jadi tahi lalat terindikasi melanoma. Melanoma dapat menyebabkan kanker kulit dan dapat berkembang dari tahi lalat yang sudah ada sebelumnya.

Berubah warna

tahilalat2

3. Berukuran besar

Umumnya tahi lalat yang berukuran besar biasa ditemukan dan dikatakan sebagai tanda lahir. Namun, bila tahi lalat Anda berkembang dan lambat laun semakin besar hal itu memungkinkan terindikasi kanker kulit. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah dengan mengukur diameter tahi lalat Anda. Bila lebih dari 6 mm sebaiknya konsultasikan pada Ahli. Ukuran dan pigmen gelap pada tahi lalat memiliki risiko tinggi terkena melanoma.

4. Warnanya sangat hitam dan gelap

Jika tahi lalat Anda berwarna gelap dan berbeda dengan yang lain atau warnanya telah berubah menjadi lebih gelap. Sebaiknya, mintalah saran pada spesialis kulit.

5. Terasa gatal atau sakit

Umumnya tahi lalat yang tumbuh pada kulit tidak akan terasa gatal atau sakit, kecuali bila tahi lalat Anda gatal karena bersentuhan atau tergesek dengan pakaian atau benda luar. Namun, bila tahi lalat dirasa gatal padahal semestinya tidak, sebaiknya konsultasikan pada Ahli.

Sumber : liputan6.com

Foto : liputan6.com/iStockphoto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen

6 May 2026 - 22:21 WIB

Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos

2 May 2026 - 14:08 WIB

Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update

2 May 2026 - 13:50 WIB

50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story

21 April 2026 - 11:22 WIB

Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar

21 April 2026 - 11:19 WIB

Trending on Kabar Lifestyle