Menu ✖

Dark Mode
Jelang Nataru 2026, Dirut KAI Bobby Nasution Sidak Infrastruktur Daop 6 Jogja Tren Agentic AI Mulai Geser Era Call Center Tradisional Demokrat Menang, Saham Para Raksasa Teknologi Hancur Sejarah Times New Roman, Tahun Berapa Diciptakan? Starlink Mau Bangun Jaringan 5G Sendiri, Siap Saingi Operator Seluler Indonesia Targetkan PLTN Pertama Dibangun 2032, BRIN Soroti Aspek Ini

Kabar Lifestyle

Kenali Tanda Tahi Lalat yang Bisa Jadi Kanker Kulit

badge-check


					Kenali Tanda Tahi Lalat yang Bisa Jadi Kanker Kulit Perbesar

Memiliki tanda lahir seperti tahi lalat di beberapa bagian tertentu terkadang dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik atau malah jadi mengganggu penampilan. Hal itu dikarenakan tahi lalat terletak pada kulit dan terlihat jelas karena memiliki warna yang biasanya lebih gelap daripada kulit.

Sebagian orang mungkin akan menganggap remeh atau mengacuhkan kehadiran tahi lalat pada tubuh. Namun, tahukah kalian, ternyata tahi lalat dapat berkembang menjadi kanker kulit. Meskipun tidak semua tahi lalat berpotensi jadi kanker kulit, akan tetapi sebaiknya tetap waspada terhadap tahi lalat pada tubuh kita.

Melansir dari laman Cosmopolitan, Kamis (26/7/2018), berikut beberapa tanda untuk mengetahui apakah tahi lalat Anda dapat berkembang menjadi kanker kulit atau tidak.

1. Tahi lalat berbentuk asimetris

Biasanya bentuk tahi lalat yang jinak atau tidak akan berkembang menjadi tumor cenderung berbentuk simetris. Bila Anda menemukan tahi lalat pada tubuh yang berbentuk asimetris, sebaiknya periksakan ke dokter kulit untuk mendapatkan keterangan yang pasti.

2. Terangkat ke atas kulit

Bila tahi lalat Anda berkembang dan terangkat keatas kulit bisa jadi tahi lalat terindikasi melanoma. Melanoma dapat menyebabkan kanker kulit dan dapat berkembang dari tahi lalat yang sudah ada sebelumnya.

Berubah warna

tahilalat2

3. Berukuran besar

Umumnya tahi lalat yang berukuran besar biasa ditemukan dan dikatakan sebagai tanda lahir. Namun, bila tahi lalat Anda berkembang dan lambat laun semakin besar hal itu memungkinkan terindikasi kanker kulit. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah dengan mengukur diameter tahi lalat Anda. Bila lebih dari 6 mm sebaiknya konsultasikan pada Ahli. Ukuran dan pigmen gelap pada tahi lalat memiliki risiko tinggi terkena melanoma.

4. Warnanya sangat hitam dan gelap

Jika tahi lalat Anda berwarna gelap dan berbeda dengan yang lain atau warnanya telah berubah menjadi lebih gelap. Sebaiknya, mintalah saran pada spesialis kulit.

5. Terasa gatal atau sakit

Umumnya tahi lalat yang tumbuh pada kulit tidak akan terasa gatal atau sakit, kecuali bila tahi lalat Anda gatal karena bersentuhan atau tergesek dengan pakaian atau benda luar. Namun, bila tahi lalat dirasa gatal padahal semestinya tidak, sebaiknya konsultasikan pada Ahli.

Sumber : liputan6.com

Foto : liputan6.com/iStockphoto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tren Agentic AI Mulai Geser Era Call Center Tradisional

6 November 2026 - 20:18 WIB

Demokrat Menang, Saham Para Raksasa Teknologi Hancur

6 November 2026 - 20:15 WIB

Sejarah Times New Roman, Tahun Berapa Diciptakan?

6 November 2026 - 20:12 WIB

Starlink Mau Bangun Jaringan 5G Sendiri, Siap Saingi Operator Seluler

6 November 2026 - 20:08 WIB

Indonesia Targetkan PLTN Pertama Dibangun 2032, BRIN Soroti Aspek Ini

6 November 2026 - 19:48 WIB

Trending on Kabar Lifestyle