Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

Bima: Keluyuran Malam, Bubarkan!

badge-check


					Bima: Keluyuran Malam, Bubarkan! Perbesar

Kasus pembacokan Raihan Febriansyah  siswa SMA swasta di Kota Bogor yang mengakibatkan kematian usai nobar semi final piala dunia 2018, mendapat sorotan Muspida Bogor Kota.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dirinya segara berkoordinasi dengan Kapolresta Bogor Kota dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor untuk menyikapi permasalahan korban dari pembacokan di Jalan Ahmad Yani tersebut.

“Ini bukan pembegalan, tapi ini pertemuan dua kelompok yang bertemu di jalan dan ada kontak fisik di situ,” kata Bima di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat pada Senin (16/7/2018).

Pihaknya bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor lanjut Bima, akan berikhtiar mengantisipasi hal serupa. Ini kesekian puluh kalinya kejadian seperti ini, apalagi korban meninggal dunia.

“Kami mengimbau anak muda tidak berkeluyuran malam, apabila ada yang berkeliaran pukul 23.00 WIB saya akan bubarkan mereka di fasilitas publik atau umum,” tegasnya.

Pihak Disdik Kota Bogor pun lanjut Bima, meningkatkan proses pembinaan kepada siswa, Muspida juga akan bergantian melakukan bimbingan kepada siswa.

“Kejadian ini tidak bisa dikatakan antar sekolah atau antar kelompok geng motor.Ini kelompok kumpulan biasa, saya akan berkoordinasi dengan aparatur wilayah untuk berpatroli setiap malam. Padahal pembinaan tetap berjalan untuk sekolah SMA dari Pemkot Bogor,” terang Bima.

Bima menegaskan, wali kota akan menerbitkan surat tentang jam malam bagi pelajar dan anak muda, seperti yang nongkrong di taman, simpang jalan dan difasilitas publik.”Saya akan tindak tegas dan membubarkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pihaknya tengah mendalami peristiwa pembacokan ini, baik miras dan senjata tajamnya masih didalami.

“Setiap malam Minggu bisa terjadi pertemuan antar kelompok sehingga bentrok, ada juga yang melakukan janjian antar kelompok untuk bentrok.Pelaku sekitar tujuh orang, dari pihak korban ada tujuh motor atau 14 orang,” jelasnya.

Untuk titik rawan bentrok ada beberapa diantaranya adalah gang aut, Bogor timur Jalan Tajur, Jalan Dadali dan Taman Heulang.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

22 Ribu BPJS PBI Warga Sleman Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Tak Bisa Berobat

3 November 2026 - 17:43 WIB

DPRD DIY Sayangkan 0 Persen Anggaran untuk Warga Pinggiran Code-Winongo

3 November 2026 - 14:35 WIB

Lahan Pertanian Susut 200 Hektare Pertahun, DPRD DIY Desak Audit Pemilik Bangunan Pelanggar

2 November 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline