Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Headline

Bima: Keluyuran Malam, Bubarkan!

badge-check


					Bima: Keluyuran Malam, Bubarkan! Perbesar

Kasus pembacokan Raihan Febriansyah  siswa SMA swasta di Kota Bogor yang mengakibatkan kematian usai nobar semi final piala dunia 2018, mendapat sorotan Muspida Bogor Kota.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dirinya segara berkoordinasi dengan Kapolresta Bogor Kota dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor untuk menyikapi permasalahan korban dari pembacokan di Jalan Ahmad Yani tersebut.

“Ini bukan pembegalan, tapi ini pertemuan dua kelompok yang bertemu di jalan dan ada kontak fisik di situ,” kata Bima di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat pada Senin (16/7/2018).

Pihaknya bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor lanjut Bima, akan berikhtiar mengantisipasi hal serupa. Ini kesekian puluh kalinya kejadian seperti ini, apalagi korban meninggal dunia.

“Kami mengimbau anak muda tidak berkeluyuran malam, apabila ada yang berkeliaran pukul 23.00 WIB saya akan bubarkan mereka di fasilitas publik atau umum,” tegasnya.

Pihak Disdik Kota Bogor pun lanjut Bima, meningkatkan proses pembinaan kepada siswa, Muspida juga akan bergantian melakukan bimbingan kepada siswa.

“Kejadian ini tidak bisa dikatakan antar sekolah atau antar kelompok geng motor.Ini kelompok kumpulan biasa, saya akan berkoordinasi dengan aparatur wilayah untuk berpatroli setiap malam. Padahal pembinaan tetap berjalan untuk sekolah SMA dari Pemkot Bogor,” terang Bima.

Bima menegaskan, wali kota akan menerbitkan surat tentang jam malam bagi pelajar dan anak muda, seperti yang nongkrong di taman, simpang jalan dan difasilitas publik.”Saya akan tindak tegas dan membubarkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pihaknya tengah mendalami peristiwa pembacokan ini, baik miras dan senjata tajamnya masih didalami.

“Setiap malam Minggu bisa terjadi pertemuan antar kelompok sehingga bentrok, ada juga yang melakukan janjian antar kelompok untuk bentrok.Pelaku sekitar tujuh orang, dari pihak korban ada tujuh motor atau 14 orang,” jelasnya.

Untuk titik rawan bentrok ada beberapa diantaranya adalah gang aut, Bogor timur Jalan Tajur, Jalan Dadali dan Taman Heulang.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline