Menu ✖

Dark Mode
Pemkot Bogor Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi Basah Soft Tenis Kabupaten Bogor Bidik Dua Emas Nomor Tunggal Putra dan Putri ‎ DPRD Desak Diskominfo Bergerak Cepat, Perangi Judi Online dari Akarnya Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya

Kabar Dunia

Foto Putri Arab Saudi di Sampul Majalah Vogue Memicu Kontroversi

badge-check


					Foto Putri Arab Saudi di Sampul Majalah Vogue Memicu Kontroversi Perbesar

PUTRI dari Kerajaan Arab Saudi, Hayfa Bint Abdullah Al Saud tampil sebagai model halaman sampul Majalah Vogue Arabia edisi Juni 2018. Ia mengenakan gaun putih dan kerudung warna senada yang tak sepenuhnya menutupi rambut.
Sarung tangan hitam yang dikenakannya kontras dengan pakaian serta sepatunya yang putih. Bibirnya merekah merah, dengan mata menatap tajam ke arah kamera. Bagi Putri Hayfa, itu adalah penampilan perdananya di sampul majalah.
Sontak, sampul Majalah Vogue Arabia itu melecut kontroversi. Bukan lantaran dandanan sang putri, melainkan tema fotonya yang menampilkan perempuan ningrat itu duduk di belakang kemudi sebuah mobil berwarna merah.
Tulisan, “trailblazing women of Saudi Arabia” juga terpampang di sana — untuk menadai era baru bagi para perempuan di negeri petrodolar. Mulai 24 Juni 2018, larangan mengemudi bagi kaum hawa akan dicabut.
Namun, sejumlah perempuan dan aktivis yang menuntut penghapusan larangan mengemudi bagi para wanita ditahan aparat dalam beberapa pekan terakhir.
Pemilihan Putri Hayfa sebagai model sampul yang bertema era baru bagi perempuan Arab Saudi dianggap sama sekali tidak tepat.
“Menempatkan seorang putri yang sama sekali tak memperjuangkan penghapusan larangan mengemudi di sampul. Justru keluarganya yang menerapkan aturan itu, memenjarakan banyak perempuan yang mengemudi, dan baru saja menangkap para aktivis hak-hak perempuan terkemuka yang mengorbankan diri dan kebebasan mereka agar aturan itu dicabut,” demikian menurut pengguna Twitter @sassy1989sara.
Dalam pernyataannya, Pemimpin Redaksi Vogue Arabia, Manuel Arnaut membela pilihannya.
Ia mengatakan, Vogue edisi Juni 2018 menggarisbawahi serta mendiskusikan isu-isu kunci terkait perempuan di Dunia Arab. Dan, memajang Putri Hayfa sebagai model sampul, “membantu menguatkan pesan tersebut,” kata dia, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (2/6/2018).
“Menginformasikan dan menginisiasi perdebatan yang sehat tentang topik-topik yang berarti yang merupakan prioritas kami. Karena itulah kami berusaha untuk menguatkannya dengan sosok yang ikonik dan kuat yang selaras dengan tujuan tersebut: fokus pada kawasan tersebut (Arab) dan peran perempuan dalam masyarakat Arab Saudi,” kata Arnaut dalam pernyataan yang dikirim ke BBC.
***
Sumber : BBC
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia