Menu ✖

Dark Mode
Tren Agentic AI Mulai Geser Era Call Center Tradisional Demokrat Menang, Saham Para Raksasa Teknologi Hancur Sejarah Times New Roman, Tahun Berapa Diciptakan? Starlink Mau Bangun Jaringan 5G Sendiri, Siap Saingi Operator Seluler Indonesia Targetkan PLTN Pertama Dibangun 2032, BRIN Soroti Aspek Ini Tim Judo Kota Bogor Tambah Satu Emas di Porprov XV Jabar 2026

Kabar Politik

Bima-Dedie Targetkan Semua Produk UKM Masuk E-Commerce

badge-check


					Bima-Dedie Targetkan Semua Produk UKM Masuk E-Commerce Perbesar

Setelah studi banding ke Banyuwangi, Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor, Bima Arya-Dedie Rachim langsung berkunjung ke pameran kerajinan berskala global, International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (27/4/2018) hari ini. Didampingi istri, Yane Ardian dan Yantie Rachim, keduanya langsung menyapa sejumlah perajin Kota Bogor.

Dalam event ini,Kota Bogor mengirimkan sejumlah perajin dan hasil karyanya. Sejumlah produk yang ditampilkan pun beragam, mulai dari aksesoris fashion, batik khas Bogor, sepatu, tas, pisau, keramik serta bersaingan dengan ribuan produk kerajinan lainnya dari seluruh Indonesia.

Di booth Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bogor, Bima-Dedie beserta istri disambut hangat oleh para pengrajin. Momen itu dimanfaatkan untuk berdialog. “Bagaimana Bu hari ketiga pameran di Inacraft ini? Ada kendala atau tidak,” ucap Bima, membuka obrolan.

Koordinator Pengrajin Dekranasda Kota Bogor, Yudiwati, menjawab bahwa selama tiga hari pameran, booth Kota Bogor termasuk salah satu yang paling banyak dikunjungi oleh pengunjung lantaran di desain lebih ‘cantik’. “Alhamdulillah penjualan cukup baik. Yang luar biasa masyarakat luar melihat stand ini sangat mengapresiasi. Selain tampilan dan kerajinan yang dipamerkan, kami juga menekankan untuk menonjolkan bahwa Bogor ramah,” ungkap Yudiwati.

Ia menambahkan, Dekranasda Kota Bogor sendiri membawa 8 pengrajin ke Inacarft. Sejumlah pengrajin lainnya juga di bawa oleh Dinas Perindustrian dan Perdangan Kota Bogor di booth berbeda. “Ada batik bogor, anyaman kertas, lukisan kaca, gelang, kalung, anting, tas kulit, dompet dan pisau. Ini semua produk asli Kota Bogor. Kami jual mulai dari Rp 10 ribu sampai di atas 2 juta rupiah,” jelasnya.

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah Batik Bogor karena menonjolkan kearifan lokal melalui desain-desain seperti motif teratai, kujang, angkutan, dan lain sebagainya. “Senang sekali kami didatangi oleh Kang Bima, Kang Dedie, Bu Yane, Bu Yantie karena mereka kami anggap seperti orangtua kami, padahal beliau sedang cuti. Kami cukup bahagia, bagaikan anak dikunjungi orangtuanya. Penyemangat buat kita untuk terus berkarya,” bebernya.

Evi Novalina, salah satu pengrajin pisau dari AFW Knife asal Bojongkerta, Bogor Selatan, Kota Bogor, berharap Pemerintah Kota Bogor bisa mewadahi para pengrajin untuk terus bisa mempromosikan kerajinan hasil pengrajin Kota Bogor ke public nasional maupun internasional melalui event-event seperti Inacraft ini.

“Alhamdulillah pisau dari Kota Bogor sudah diekspor ke Korea, Inggris, Rusia dan negara lainnya. Semoga para pengrajin terus diberikan wadah agar pemasarannya ikut terbantu,” ujar owner AFW Knife itu.

Dalam kesempatan itu, Bima-Dedie beserta istri juga tampak membeli sejumlah produk yang dijajakan pengrajin Bogor. Bahkan, Dedie Rachim tammpak memesan pisau khusus untuk koleksi.

Di tempat yang sama, Bima Arya menyatakan ingin pelaku usaha kerajinan tangan (handicraft) memanfaatkan pemasaran secara online (e-commerce) sehingga bisa mendongkrak penjualan. Untuk itu, produk handicraft perlu standar kualitas yang baik, termasuk soal pengemasan atau packaging .

“Pengrajin harus bisa mengejar perubahan dan beradaptasi dengan zaman. Saya berharap UMKM di Kota Bogor bisa terus membaca peluang dan bukan hanya bisa bertahan, tetapi harus menjadi pemenang untuk menyumbangkan perekonomian dan kesejahteraan warga di Kota Bogor,” ungkap Bima.

Kedepan, ia akan mefasilitasi peluang bagi UMKM di Kota Bogor bisa diakomodir oleh sejumlah perusahaan e-Commerce. “Teknologi sudah berubah, kita sekarang mengenal e-commerce, produk kerajinan tangan juga harus berubah mengikuti zaman. Industri kerajinan harus inovatif sehingga hasilnya mudah dijual,” pungkasnya.

reporterpratama/*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

DPRD Desak Diskominfo Bergerak Cepat, Perangi Judi Online dari Akarnya

6 November 2026 - 11:55 WIB

SIARAN PERS ‎ ‎ ‎14.595 Warga Bogor Terdampak Judi Online, DPRD Siapkan Langkah Penanganan ‎ ‎ ‎HUMPROPUB – Komisi I dan Komisi IV DPRD Kota Bogor memperkuat upaya pencegahan dan penanganan dampak judi online menyusul temuan ribuan warga yang bantuan sosialnya dinonaktifkan karena terindikasi terlibat aktivitas perjudian daring. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan yang digelar di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Rabu 4 November 2026. ‎Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, mengatakan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa Bogor Selatan dan Kota Bogor masuk dalam wilayah dengan transaksi judi online yang menjadi perhatian nasional. ‎ ‎“Ini bukan lagi soal angka, tapi hak warga yang direnggut,” ujar Fajar. ‎ ‎Berdasarkan temuan yang menjadi latar belakang RDP, sebanyak 14.595 warga Kota Bogor tercatat mengalami penonaktifan bantuan sosial karena terindikasi terlibat judi online. ‎ ‎Data PPATK yang dirilis melalui Menko Polhukam pada Juni 2024 menempatkan Kecamatan Bogor Selatan di posisi pertama nasional untuk nilai transaksi judi online tertinggi di tingkat kecamatan. Nilainya mencapai Rp349 miliar dengan jumlah 3.720 pelaku. ‎ ‎Sementara di tingkat kota dan kabupaten, Kota Bogor berada di peringkat kedua nasional dengan nilai transaksi mencapai Rp612 miliar, setelah Jakarta Barat. ‎ ‎Langkah penanganan yang dilakukan, kata Fajar, Komisi I, Komisi IV, dan Diskominfo berencana menggelar rapat kerja bersama seluruh operator seluler serta penyedia jaringan kabel dan Fiber to the Home (FTTH). ‎”Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan mendorong keterlibatan operator dalam mencegah penyalahgunaan layanan telekomunikasi untuk aktivitas judi online,” katanya. ‎ ‎Selain itu, Bagian Hukum Setda bersama Komisi I akan mendorong penyusunan Peraturan Wali Kota sebagai aturan turunan Perda Nomor 11 Tahun 2005, dengan memasukkan ketentuan khusus mengenai judi daring. ‎ ‎Regulasi tersebut dinilai dapat menjadi langkah lebih cepat sembari menunggu proses pembahasan Raperda Perubahan. ‎ ‎Dari sisi administrasi kependudukan, Diskominfo, Disdukcapil, dan operator akan melakukan audit terhadap registrasi kartu SIM yang mencurigakan, termasuk penggunaan satu NIK untuk banyak nomor telepon. ‎ ‎”Masyarakat juga akan diberikan edukasi mengenai cara mengecek nomor ponsel yang terdaftar menggunakan NIK mereka. ‎Bagi warga yang merasa identitasnya disalahgunakan, pemerintah menyediakan mekanisme klarifikasi melalui portal sanggah di Dinas Sosial yang dikelola bersama Diskominfo dan Bagian Pemerintahan,” Jelasnya. ‎Pembaruan data dan deteksi dini juga akan dilakukan secara berkala mulai dari tingkat Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW. Warga terdampak akan mendapatkan pendampingan secara tertutup. ‎ ‎Untuk jangka panjang, Fajar menyampaikan DPRD akan mengawal percepatan Raperda Perubahan melalui Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2027 serta mendorong pengesahan Perwali Penanggulangan Kemiskinan yang mengatur mekanisme reaktivasi dan penyaluran bantuan sosial. ‎ ‎”Perbaikan basis data DTKS/DTSEN bersama Kementerian Sosial juga menjadi prioritas. Portal sanggah akan diformalkan menjadi standar operasional prosedur (SOP), sementara kerja sama dengan OJK dan PPATK akan diperkuat untuk mendukung pemantauan transaksi mencurigakan,” ucapnya. ‎ ‎Selain penanganan administratif, penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian dari strategi pencegahan. ‎ ‎DPRD mendorong peran Perumda Bank Kota Bogor dan lembaga keuangan mikro komunitas, disertai edukasi serta literasi keuangan secara rutin. ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎

4 November 2026 - 11:56 WIB

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Trending on Kabar Politik