Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Kabar Sport

Insiden MotoGP Argentina, Bos Honda Habis-habisan Bela Marquez

badge-check


					Insiden MotoGP Argentina, Bos Honda Habis-habisan Bela Marquez Perbesar

BALAPAN MotoGP Argentina 2018 masih meninggalkan kontroversi. Bos Repsol Honda, Alberto Puig kembali mengungkit masalah yang dihadapi pembalap asal Spanyol,, Marc Marquez.

Puig lebih tertarik untuk mengomentari kesalahan marshall atau petugas di Sirkuit Termas de Río Hondo, MotoGP Argentina. Puig heran marshall tidak mengeluarkan bendera saat mesin motor The Baby Alien mati.

“Dari pemahaman kami, tidak sepenuhnya jelas apa yang terjadi di lintasan. Sesuatu yang biasanya tidak terjadi. Kesalahan pertama merupakan kelanjutan dari hal-hal yang membuat semuanya lebih rumit,” kata Puig, seperti dilansir MCN, Minggu (15/4/2018).

Puig menjelaskan, saat mesin motor Marquez mati tidak ada satu petugas pun yang meminta juara bertahan MotoGP kembali ke pit untuk mengganti motor dan memulai balapan dari sana. Dia menambahkan, Marquez hanya melakukan apa yang dia pikir adalah hal yang benar untuk dilakukan.

“Pembalap bertindak berdasarkan apa yang dia pikirkan, tetapi Anda dapat membayangkan ketika Anda berada dalam situasi itu dengan 20 pembalap di belakang Anda, Anda ingin berada dalam posisi yang aman,” jelasnya.

“Dia berpikir bahwa para petugas menyuruhnya melakukan itu dan tidak ada yang mencoba mengeluarkannya dari posisi itu,” ungkap Puig.

Puig berpendapat, pihaknya meminta agar operator di kejuaraan MotoGP atau Dorna Sports bisa bersikap netral. Setiap insiden di MotoGP Argentina harus disikapi dengan adil sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Pernyataan yang disampaikan Puig sendiri dilontarkan setelah ada rencana bahwa Dorna Sports untuk mengumpulkan pembalap. Rencananya, hal itu akan digelar jelang MotoGP Amerika Serikat di Austin, pekan depan.

Situasi rasanya akan semakin sulit mengingat tim Yamaha terus meminta Marquez mendapatkan hukuman. Puig berharap masalah ini tidak berlanjut dan pihaknya hanya berpikir untuk tetap tenang menyambut balapan seri ketiga di Austin.

“Valentino memiliki banyak pengalaman dan dia tahu bahwa hal-hal ini dapat terjadi dalam balapan, dan ketika kondisi trek sulit mereka dapat terjadi. Kami benar-benar minta maaf atas apa yang terjadi, tetapi kami tidak berpikir bahwa pengendara kami di luar kendali,” beber Puig.

“Tentu saja saya mengerti bahwa Valentino dan Yamaha tidak senang dengan situasi ini, dan mereka berhak untuk melakukannya. Tapi itu telah terjadi pada kita semua dalam balapan berkali-kali,” tambahnya.

****

Sumber : www.bola.com

Foto : www.bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Borussia M’Gladbach Academy Indonesia Hadir di Kota Bogor

18 January 2026 - 22:59 WIB

Didoakan Wali Kota Bogor, Paskibra SMPN 8 Ikuti Kejuaraan Nasional

25 December 2025 - 10:38 WIB

Hatrick Pimpin KORMI Kota Bogor, Ini Komitmen ZM

7 December 2025 - 16:59 WIB

Skuad Forester 99 Futsal Academy  Ukir Sejarah

23 November 2025 - 17:05 WIB

Ikasi Kota Bogor Sabet Tiga Emas di Turnamen Bupati Cup 2025

17 November 2025 - 09:19 WIB

Trending on Kabar Sport