Menu

Dark Mode
Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai Pakar Wanti-wanti Insiden AI Lepas Kendali Bakal Makin Sering Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia

Kabar Sport

Marquez Diklaim Sebagai Pembalap Terkuat di MotoGP

badge-check


					Marquez Diklaim Sebagai Pembalap Terkuat di MotoGP Perbesar

MARC Marquez merupakan sebuah fenomena langka di MotoGP. Jarang ada pembalap muda yang langsung mendominasi setiap musim di kelas utama. Marquez melakukan itu sejak melakoni debutnya pada musim 2013.

Jika dihitung dari tahun debutnya, pembalap Repsol Honda itu hanya sekali gagal jadi juara dunia MotoGP. Itu saat ia hanya bisa finis di urutan ketiga klasemen MotoGP 2015, musim di mana Jorge Lorenzo tampil sebagai juara dunia usai memenangi duel kontra Valentino Rossi.

Total sudah empat gelar juara dunia MotoGP yang dimenangkan The Baby Alien. Koleksinya kemungkinan besar bakal bertambah. Pembalap asal Spanyol itu sudah memperlihatkan start yang bagus pada balapan MotoGP Qatar 2018 di Sirkuit Losail, 18 Maret.

Sejatinya, Losail bukan sirkuit yang bersahabat dengan Honda, khususnya Marquez. Namun, pembalap berusia 25 tahun itu menunjukkan peningkatan pesat. Ia mampu memberi tekanan kepada Andrea Dovizioso hingga tikungan terakhir.

“Saya tak tahu (saat ditanya apakah Marquez juga bisa hebat jika mengendarai motor Ducati). Tentu saja Marc adalah pembalap yang luar biasa. Saya pikir itu bisa saja sangat cepat dengan motor ini. Tidak bisa diprediksi. Tapi Marc adalah pembalap terkuat di MotoGP saat ini. Jadi, kenapa tidak?” ujar Christian Gabarrini, Kepala Mekanik Lorenzo, dikutip Tuttomotoriweb.

Selanjutnya, Gabbarini menyoroti performa Lorenzo yang tak kunjung membaik bersama Ducati. Padahal, seharusnya MotoGP 2018 bisa jadi musim penebusan bagi X-Fuera setelah meraih hasil buruk sepanjang musim 2017.

Bagi pembalap dengan koleksi tiga gelar juara dunia MotoGP, melewati semusim penuh tanpa satupun kemenangan jelas sebuah petaka besar. Dan pada balapan di Qatar, pembalap asal Spanyol itu juga tak mampu menyentuh garis finis akibat terjadi di lap ke-12.

“Pada 2017, kami fokus untuk mempertahankan kecepatan tinggi di sepanjang balapan. Ini yang paling penting. Dalam kualifikasi, mencetak lap tercepat biasanya mudah baginya. Tapi, khususnya di paruh pertama musim lalu, jelas tak ada konsistensi dalam balapan,” tegas Gabbarini.

Jadwal MotoGP Argentina

6 April 2018

FP1: 19:55 WIB

FP2: 00:05 WIB

7 April 2018

FP3: 19:55 WIB

FP4: 23:30 WIB

Q1: 00:10 WIB

Q2: 00:35 WIB

8 April 2018

Balapan: 01:00 WIB

***

Sumber : www.bola.com

Foto : www.bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ikuti NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia, Wakil Wali Kota Bogor Lepas 18 Atlet Anggar

25 June 2026 - 08:20 WIB

​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026

22 June 2026 - 17:55 WIB

Tim Sepakbola Kota Bogor Tampil Gemilang di Popwilda 2026

18 June 2026 - 15:24 WIB

Diikuti Seribu Peserta, The Mutiara Bogor Sukses Gelar Padjadjarun 2026

25 May 2026 - 18:30 WIB

Sukses Periode Pertama, Laniasari Pimpin Kembali Porpi Kota Bogor

16 May 2026 - 16:15 WIB

Trending on Kabar Sport