Menu

Dark Mode
Asal Muasal Gelombang Raksasa Lebih dari 20 Meter Terungkap Mengenal Subduksi yang Dikaitkan dengan Gempa Megathrust Bongkahan Meteorit 2,8 Ton Diselundupkan dari Rusia, Kok Bisa? Perang Lawan Penipuan Digital, Tri Kini Bisa Blokir Scam WhatsApp Call Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

Kabar Politik

Terima Pusaka Kujang Naga, Ru’yat Janji Perhatikan Budayawan dan Sejarahwan

badge-check


					Terima Pusaka Kujang Naga, Ru’yat Janji Perhatikan Budayawan dan Sejarahwan Perbesar

Calon Wali Kota Bogor Achmad Ruyat disematkan pin oleh pengurus Padepokan ‘Gosali’, kemarin.Pin berlogo maung Pajajaran bertuliskan ‘Padepokan Tepa Pajajaran’ diberikan bersamaan dengan penyerahan simbolis sebilah pusaka jenis ‘Kujang Naga’ peninggalan Kerajaan Pajajaran Prabu Siliwangi.

Salah satu Pengurus Padepokan Roni Ramdoni mengatakan, Pin Padepokan Tepa Pajajaran disematkan sebagai wujud penghargaan dan apresiasi dari perwakilan pengurus dan anggota Padepokan yang terdiri dari empat organisasi para Budayawan dan Sejarahwan di Bogor.

“Ini sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada beliau, sebagai calon pemimpin Kota Bogor bisa hadir bersama- sama kami di Padepokan ‘Gosali’. Selain harapan untuk pemimpin yang bisa memperhatikan lebih para budayawan,” ujar Roni pemilik nama Ki Sangyang Naga.

Dikatakan Roni, simbolis Kujang Naga dimaknai sebagai senjata tradisional masyarakat Jawa Barat, Kujang juga dikenal sebagai senjata yang memiliki nilai kekuatan tinggi.

“Kujang Naga ini sebagai pusaka pada masa kerajaan Pajajaran yang dipakai pejabat dan menak kerajaan,” tuturnya.

Berkaitan dengan itu, Hewan naga dipercaya sebagai hewan mitologi tertinggi, mempunyai kedudukan tinggi.

Achmad Ruyat yang juga pernah menjabat Wakil Wali Kota berpasangan dengan Diani Budiarto sebagai Wali Kota dua periode merasa bangga ketika dirinya bisa memegang langsung Kujang jenis Naga.

“Sebetulnya saya ingin sekali berlama di sini (Padepokan), ingin lebih tahu soal senjata atau pusaka-pusaka yang ada di padepokan ini, apalagi pusaka Kujang jenis Naga yang diserah simboliskan oleh pengurus kepada saya. Selain ingin lebih jauh berdiskusi dan membahas semua tentang budaya dan sejarah masa lalu yang berhubungan dengan Bogor,” ungkapnya.

Keinginan para budayawan untuk mempersatukan kembali budayawan dan sejahrawan di Bogor ini tentu saja menjadi catatan penting yang harus dikembangbiakam dan digalakan, dirasa saat ini geliatnya sudah mulai berkurang.

“Budaya ini modal sosial yang harus dipertahankan dan ditumbuh kembangkan.Agar semua itu terwujud dan kembali bergairah, tentu kedepan harus dimulai dengan diadakanya berbagai kegiatan seni,budaya di Kota Bogor. Misal gelaran festival mulai di wilayah sampai tingkat Kota Bogor. Insha allah, kalau itu dilakukan ghirohnya akan kembali tumbuh, sesuai apa yang diharapkan para budayawan dan sejarahwan Bogor saat ini, “jelas Ruyat.

Sebagai informasi, Padepokan Gosali dalam waktu dekat, tengah mempersiapkan gelaran ‘Kirab’ pusaka, bertujuan mempersatukan kembali budayawan di Bogor. Kirab kali pertama dan terbesar di Kota Bogor, bahkan se-Jawa Barat. Rencananya, gelaran akan dihadiri oleh ribuan pencinta seni dan budaya dari berbagai kalangan masyarakat.

Kirab dimulai pada 6 Mei 2018 mendatang. Dimulai dari Balai Kota Bogor dan berakhir di Gor Pajajaran Bogor. Hadir unsur Muspida, pejabat daerah, dan para pasangan calon Wali Kota Bogor periode 2018-2023.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

27 January 2026 - 22:54 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolresta Temui Pimpinan DPRD Kota Bogor

27 January 2026 - 20:08 WIB

Ulang Tahun, Redpem dan PDI-P Gelar Baksos di Pandeglang

18 January 2026 - 22:02 WIB

 Komisi IV DPRD Kota Bogor Bahas Sinergi dan Pembentukan Panja

13 January 2026 - 22:14 WIB

Terima Kunjungan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Kota Bogor, Ini Kata Ketua DPRD

8 January 2026 - 22:15 WIB

Trending on Kabar Politik