Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Bogor

Soal Transmart, Jalan Tajur Harus Diperlebar

badge-check


					Soal Transmart, Jalan Tajur Harus Diperlebar Perbesar

Masih pro kontranya rencana pembangunan Transmart yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, masih menjadi sorotan banyak pihak. Setelah sebelumnya mendaoat teguran keras dari Satpol PP karena tetap membangun meski belum mengantungi izin, kini giliran izin Amdal Lalu Lintas yang disoroti.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Bramastyo Priaji mengatakan, proyek Transmart itu ada di Jalan Tajur yang merupakan Jalan Nasional, sehingga perijinan Amdal Lalin nya dari BPTJ dan Korlantas Polri.
“Transmart Tajur karena berada di jalan Raya Tajur yang merupakan jalan nasional, maka perijinannya kalau dari Kementrian diwakili oleh BPTJ, sedangkan dari kepolisian diwakili oleh Korlantas Polri,” kata Bramastyo.
Bram panggilan akrabnya ini mengatakan, sudah pernah rapat pertama tentang Transmart Tajur yang dihadiri pihak Transmart, namun pembahasan baru sebatas rencana saran tehnis dari Amdal Lalin yakni Dishub Kota Bogor dan Polresta Bogor Kota.
“Kita usulkan dan sarankan kepada pihak pembangun karena nanti akan memberikan efek samping yang cukup besar dan mereka mengajukan dua pintu keluar dan masuk, maka kita memberikan saran agar memperlebar badan jalan. Pelebaran kurang lebih 2 jalur tambahan untuk lajur mereka artinya orang yang mau masuk Transmart tidak menghalangi jalur utama, karena kalau tidak dibuka 2 jalur, disepanjang jalan Tajur akan terjadi krodit kemacetan lalu lintas yang parah,” jelasnya.
Dengan adanya Transmart itu, otomatis akan terjadi bangkitan baru kemacetan disana, bahkan bisa semakin parah kemacetannya. Karena disana sudah ada perumahan Pakuan Hill dan lainnya yang menyebabkan bangkitan lalu lintas padat. Sebagai antisipasinya selain melebarkan jalur jalan, harus menambah badan jalan agar bisa menghandle antrian kendaraan yang akan masuk ke Transmart dan keluar, karena ketika kendaraan mau masuk pasti akan crossing memperlambat kecepatan apalagi akan ada antrian pengambilan tiket parkir itu pasti akan menghambat.
“Kalau memang frekuensinya banyak akan menghambat jalur utama. Dishub Kota Bogor sudah menyarankan agar ada dua pintu didepan, dan dibuka ointu dari samping. Secara tehnis memang berat perijinan Amdal Lalin untuk Transmart Tajur itu,” tandasnya.
Sampai saat ini, lanjut Kasatlantas, belum ada pembahasan lanjutan atau kaitan perijinan Amdal Lalin untuk Transmart itu. “Belum ada pembahasan lagi dan nanti Amdal Lalin itu dibahas oleh BPTJ dan Korlantas Polri, walaupun Satlantas Polresta Bogor Kota dan Dishub nanti yang mengeluarkan perijinannya,” pungkasnya. Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Trending on Kabar Bogor