Menu ✖

Dark Mode
Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat

Kabar Sport

Bos Yamaha: Perpanjangan Kontrak Rossi adalah Pertaruhan

badge-check


					Bos Yamaha: Perpanjangan Kontrak Rossi adalah Pertaruhan Perbesar

VALENTINO rossi mendapatkan kontrak baru dari Yamaha hingga 2020 karena dinilai masih kompetitif. Masalahnya, tak ada jaminan The Doctor bisa menjaga konsistensinya hingga musim 2020.

Sejak kembali dari Ducati pada MotoGP 2013, penampilan Rossi memang terbilang konsisten. Usai finis di urutan keempat pada musim tersebut, pembalap asal Italia itu mampu menjadi runner-up dalam tiga musim beruntun (2014-2016), bahkan nyaris menjadi juara pada musim 2015.

Sayang, terjadi penurunan yang signifikan dari kiprah Rossi pada MotoGP 2017. Untuk kali pertama bersama Yamaha, ia harus mengakhiri musim dengan duduk di urutan kelima. Dari 18 balapan, ia hanya bisa meraih 208 poin.

Anehnya, rapor tersebut tak dijadikan Yamaha sebagai tolak ukur dalam negosiasi kontrak Rossi. Tim Garpu Tala tetap yakin memperpanjang kontrak pembalap berusia 39 tahun itu hingga musim 2020. Padahal, tak ada jaminan Rossi bisa tampil konsisten hingga saat itu.

“Semuanya adalah pertaruhan, hidup adalah pertaruhan. Anda harus membuat keputusan berdasarkan apa yang Anda rasakan dan ketahui saat itu. Apapun bisa berubah dari satu hari ke hari berikutnya. Kami senang bahwa Valentino akan tinggal bersama kami selama dua tahun ke lagi. Pada akhir 2020, kami telah bersama 15 tahun, itu sesuatu yang langka dalam olahraga ini,” ujar bos Yamaha, Lin Jarvis, dilansir GPOne.

Jika melihat jauh ke belakang, Yamaha memang berutang banyak kepada Rossi. Pasalnya, Rossi adalah sosok yang membangkitkan reputasi Yamaha setelah kesulitan menandingi kekuatan Honda. Petualangan keduanya dimulai pada musim 2004.

Berkat Rossi pula Yamaha kini dianggap sebagai salah satu tim pabrikan terkuat di MotoGP. Bersama Yamaha, ia sudah menyumbang empat gelar juara dunia, yakni pada musim 2004, 2005, 2008, dan 2009.

“Ia sebuah ikon. Setiap orang sadar bahwa ia membawa atmosfer positif pada tim dan olahraga ini. Ia membuat kami ingin memperbaiki diri, bahkan ketika masa-masa sulit. Senang bekerja dengannya dan ia masih kompetitif. Kami telah melihatnya sejak tes. Tak ada keraguan ia masih di puncak performanya dan ia masih termotivasi,” Jarvis menegaskan.

Statistik Rossi di Semua Kelas

125cc

Balapan: 30

Menang: 12

Podium: 15

Pole: 5

Fastest lap: 9

Poin: 432

250cc

Balapan: 30

Menang: 14

Podium: 21

Pole: 5

Fastest lap: 11

Poin: 510

MotoGP

Balapan: 306

Menang: 89

Podium: 192

Pole: 54

Fastest lap: 75

Poin: 4.949
***

Sumber: www.bola.com

Foto : www.bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Basket Putera Kota Bogor Libas Cianjur 100-39

3 November 2026 - 17:12 WIB

Fighter Muaythai Putri Kabupaten Bogor Indah Marini Amankan Tiket Semifinal  ‎

3 November 2026 - 09:30 WIB

Trending on Kabar Sport