Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Kabar Politik

Libatkan Ulama dalam Susun Program, Hadist Diapresiasi

badge-check


					Libatkan Ulama dalam Susun Program, Hadist Diapresiasi Perbesar

Komitmen pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup–Cawabup) Bogor, Hj.Ade Yasin dan H.Iwan Setiawan (HADIST) melibatkan kalangan ulama dalam menjalankan pemerintahan daerah serta menyusun program pembangunan, mengundang pujian dari banyak pihak. Salahsatunya dari elemen mahasiswa dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di wilayah Bogor.
“Saya melihat pasangan HADIST punya political will yang kuat untukĀ  memajukan Kabupaten Bogor. Salah satu indikatornya ialah komitmen duet HADIST ini untuk meminta saran pendapat dari para ulama dalam memimpin dan perencanaan serta pelaksanaan pembangunan daerah,” kata aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Yosi Ridwan di Cibinong, Rabu (22/3/17), menanggapi pertanyaan wartawan terkait wacana pelibatan ulama dalam pembangunan daerah.
Menurut Yosi, tentu saja niat dan komitmen Ade Yasin-Iwan sangat tepat, karena ulama memang punya peran penting dalam menggerakan umat dalam konteks pembangunan dan menjaga suasana kondusif untuk melancarkan program-program pemerintah daerah. “Saya apresiasi niat bu Ade dan Pak Iwan, itu sangat baik. Dan sepertinya Cabup-Cawabup lain belum ada yang berkomitmen dengan ulama,” jelasnya.
Yosi, mahasiswa asal Kabupaten Bogor yang dipercaya menjabat Bidang Pengembangan Ekonomi Pengurus Besar PMII ini, menambahkan, bahwa dengan mengacu pada saran dan pendapat ulama, bisa dimaknai bahwa Ade Yasin dan Iwan Setiawan ingin mendapatkan masukan yang selaras dengan ajaran agama dan juga menyerap aspirasi umat melalui ulama. “Bagi saya, komitmen Ade Yasin kepada ulama sangat luar biasa, perlu kita dukung itu,” imbuh mantan Ketua PC PMII Kab Bogor ini.
Senada dengan Yosi, aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sekaligus ketua Serikat Pemuda dan Mahasiswa Bogor (SPMB) Farid Abdul Mu’min mengaku sangat terkesan dengan keinginan pasangan HADIST yang menjadikan ulama sebagai tempat bertanya. “Ulama dan pemerintah memang harus harmonis dan sinergis dalam rangka menyukseskan pembangunan daerah,” ujar Farid.
Dikatakannya lagi, dalam konteks penyusunan program-program pembangunan daerah, masukan dari ulama tentu saja jauh dari interest pribadi atau kelompok. Para ulama tentu obyektif, proporsional dan independen, sehingga usulan, saran dan pendapat yang disampaikan ulama kepada pemerintah daerah semata-mata untuk kesejahteraan umat serta tidak akan melenceng. SPMB mengapresiasi dan mendukung niat pasangan HADIST ini,” pungkasnya.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aklamasi Rusli Pimpin Golkar Kota Bogor

31 July 2026 - 20:14 WIB

Rusli Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Kota Bogor

30 July 2026 - 21:33 WIB

Resmi, Pendaftaran Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Dibuka

28 July 2026 - 22:18 WIB

DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Percepat Penanganan Lonjakan Kasus HIV

27 July 2026 - 10:15 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Konsistensi GMKB Tebar Kebaikan di HUT ke-6

26 July 2026 - 09:46 WIB

Trending on Kabar Politik