Menu

Dark Mode
Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum

Kabar Sport

3 Masalah Ini Bikin MU Terpuruk

badge-check


					3 Masalah Ini Bikin MU Terpuruk Perbesar

MANCHESTER United (MU) harus menerima pukulan berat dan memalukan setelah tersingkir dari Liga Champions. Dalam laga penentuan di Old Trafford, Setan Merah tumbang 1-2 di yangan Sevilla.

Sangat adil untuk mengatakan bahwa pelatih Sevilla, Vincenzo Montella, berhasil menjalankan strategi gemilang. Mereka tampil penuh percaya diri ketika bertandang ke melawat ke markas MU.

“Semua pemain bermain fantastis. Saya merasa kami bisa mengontrol pertandingan dengan baik, sehingga Manchester United hanya mendapatkan sedikit peluang untuk mendulang gol,” kata Montella.

Selain taktik penguasaan bola, Montella juga menganggap pergantian pemain sebagai faktor penentu lain soal kemenangan atas Manchester United. Salah satunya Ben Yedder.

Sebaliknya, MU bermain seperti tanpa menunjukkan keinginan untuk mengalahkan tim asal Spanyol tersebut. Jose Mourinho sebagai manajer MU mengaku dirinya yang paling bertanggung jawab atas kegagalan tersebut.

Dia juga menegaskan, dirinya tak akan kabur dari ejekan para pengkritik. Berikut ada tiga masalah yang masih menghantui MU:

1. Posisi Sanchez

Penandatanganan Alexis Sanchez dari Arsenal menjadi bisnis fantastis Wakil Ketua Eksekutif Manchester United (MU) Ed Woodward. Ini seakan menunjukkan keunggulan MU atas rival satu kota Manchester City.

Pria asal Chile ini menjadi salah satu pemain terbaik Liga Inggris sejak tiba dari Barcelona pada 2014. Namun, kini ia harus berjuang sejak bergabung dengan MU. Itu bukan kejutan besar, mengingat pemain membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan klub baru di pertengahan musim.

Sanchez belum memainkan peran utama dalam 10 pertandingannya sejauh ini bagi MU. Ia baru berhasil mencetak satu gol setelah tampil minimal dalam 80 menit per pertandingan. Ini adalah hasil yang mengecewakan, tapi bukan yang harus menimbulkan kekhawatiran menuju musim baru.

Selain itu, penempatan Sanchez terus-menerus di sayap kiri sangat mengkhawatirkan. Karena ini akan menghambat kemajuan Marcus Rashford dan Anthony Martial di posisi itu. Mantan pemain The Gunners itu tidak istimewa di sayap kiri, tapi mencoba untuk beroperasi dalam peran nomor 10.

2. Filosofi Permainan

Fakta bahwa Mourinho mengatur timnya dengan cara sangat negatif adalah pengkhianatan terhadap kebijakan klub. Penggemar MU sangat terbiasa melihat tim ini menyerang dan menyerang.

Saat melawan Sevilla, tim asal Spanyol ini mampu memanfaatkan kelemahan mereka dan menghukum Setan Merah dengan dua gol berturut-turut. Saat itulah, pelatih asal Portugal tersebut mencoba meningkatkan tempo.

Beberapa waktu lalu, mantan kapten MU, Eric Cantona, mengkritik strategi Mourinho. Ia menilai MU bermain terlalu bertahan di bawah asuhan The Special One –julukan Mourinho. Karena itu, Cantona berharap Mourinho dapat mengembalikkan filosofi permainan MU.

3. Lukaku Butuh Bantuan

Sementara itu, nasib berbeda dirasakan Romelu Lukaku. Pemain internasional Belgia itu, dengan cepat menjadi favorit penggemar setelah menunjukkan gairah, dan keinginan sejak pergantian tahun.

Lukaku mampu menunjukkan penampilannya yang istimewa, terutama saat melawan Chelsea dan Liverpool. Ia berperan penting dalam kedua kemenangan tersebut.

Namun, beberapa waktu ke belakang, Lukaku kerap mendapat kritik atas cara dia bermain. Namun, jika Anda tonton dengan saksama, striker ini terus-menerus berlari, menuntut bola. Lukaku akan mengejar segalanya, tapi dia merasa dirinya terisolasi di depan.

Untuk semua keunggulannya musim ini – 24 gol dan delapan assist dalam 43 penampilan – Lukaku tidak bisa melakukannya sendiri. Dia membutuhkan pertolongan dan dia membutuhkan rekan setimnya untuk bertanggung jawab dan menandingi ketidakberdayaan yang ditunjukkannya.


****

Sumber : www.bola.com

Foto : www.bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Borussia M’Gladbach Academy Indonesia Hadir di Kota Bogor

18 January 2026 - 22:59 WIB

Didoakan Wali Kota Bogor, Paskibra SMPN 8 Ikuti Kejuaraan Nasional

25 December 2025 - 10:38 WIB

Hatrick Pimpin KORMI Kota Bogor, Ini Komitmen ZM

7 December 2025 - 16:59 WIB

Skuad Forester 99 Futsal Academy  Ukir Sejarah

23 November 2025 - 17:05 WIB

Ikasi Kota Bogor Sabet Tiga Emas di Turnamen Bupati Cup 2025

17 November 2025 - 09:19 WIB

Trending on Kabar Sport