Menu

Dark Mode
Ilmuwan Teliti Anomali Magnetik Raksasa di Bawah Australia, Misteri Bumi Terungkap Luncurkan Ambulance, Dedie Jenal Apresiasi PWI Kota Bogor Asal Muasal Gelombang Raksasa Lebih dari 20 Meter Terungkap Mengenal Subduksi yang Dikaitkan dengan Gempa Megathrust Bongkahan Meteorit 2,8 Ton Diselundupkan dari Rusia, Kok Bisa? Perang Lawan Penipuan Digital, Tri Kini Bisa Blokir Scam WhatsApp Call

Kabar Dunia

Unik, Harga Tiket Pesawat Ini Ditentukan Penumpang

badge-check


					Unik, Harga Tiket Pesawat Ini Ditentukan Penumpang Perbesar

MASKAPAI penerbangan di Eropa akan menggunakan cara baru untuk mengkategorikan harga tiket pesawat calon penumpang.

Tak lagi berdasarkan jumlah perjalanan yang telah dilakukan, tapi bergantung pada seberapa kaya mereka. Inilah yang disebut “dynamic pricing” atau harga dinamis.

Bagi sebuah maskapai, mudah untuk mengumpulkan informasi tentang seseorang secara online, seperti menggunakan internet dan rincian akun pelanggan dari data yang mereka punya.

Informasi pribadi ini bisa memberikan petunjuk mengenai pekerjaan calon penumpang, rentang umur, dan penumpang mana yang sebenarnya bisa melakukan penerbangan bisnis.

Dengan cara ini, maskapai bisa menaikkan harga tiket pesawat bagi penumpang berduit alias kaya raya, sementara mereka yang berpenghasilan rendah akan diberi penawaran khusus agar tetap mau memesan tiket pesawat maskapai itu.

John McBride, direktur manajemen produk untuk PROS (penyedia perangkat lunak untuk maskapai penerbangan, seperti Emirates dan Lufthansa) mengatakan bahwa sejumlah maskapai penerbangan kini mulai menerapkan sistem tersebut.

“Sebuah perubahan besar akan terjadi pada tahun 2018. Maskapai penerbangan sedang mencoba menerapkan harga dinamis,” ucapnya kepada Travel Weekly, dilansir The Sun, Rabu 7 Maret 2018.

Misalnya, mesin pencari data yang digunakan oleh sebuah maskapai akan menetapkan harga tiket lebih mahal bagi seseorang yang memiliki pekerjaan dengan bayaran tinggi.

Sedangkan seseorang yang jauh lebih muda, atau belum punya pekerjaan tetap, bisa mendapatkan tiket pesawat lebih murah.

Richard Taylor dari Otoritas Penerbangan Sipil mengatakan kepada Telegraph, “Jika seorang penumpang percaya bahwa model penetapan harga ini diskriminatif atau melanggar undang-undang Uni Eropa, mereka harus menantangnya di pengadilan.”

Sementara itu, Lufthansa mengatakan kepada Sun Online Travel bahwa mereka sangat memperhatikan data calon penumpang dan menjaga kerahasiaannya. Harga tiket pesawat juga tidak bergantung pada jenis pekerjaan mereka.

Meski demikian, belum ada keterangan lebih rinci mengenai penetapan tiket untuk golongan pekerja tertentu dan negara mana saja yang akan menggunakannya.

****

Sumber : The Sun

Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Ledakan Kosmik Aneh Muncul di Luar Bima Sakti, Ilmuwan Kebingungan

29 September 2025 - 10:36 WIB

Berlian Aneh Asal Afrika Mengandung Unsur Kimia yang Mustahil

29 September 2025 - 10:33 WIB

Trending on Kabar Dunia