Menu

Dark Mode
Daar Edi Yoga: Insan Pers Diimbau Sajikan Berita Menyejukkan Perusahaan Ini Bawa Emas ke Dunia Digital Berbasis Blockchain Lewat Kolaborasi Bank dan Industri Kripto, Indonesia Incar Posisi Pemain Utama Keuangan Digital WhatsApp Luncurkan Fitur Bantuan Menulis Berteknologi AI Challenge-Based Learning Jadi Senjata Apple Academy Bali Cetak Inovator Muda Munir Resmi Nahkodai PWI Pusat 5 Tahun ke Depan

Kabar Pendidikan

63 Siswa Insantama ke Jepang

badge-check

Sekolah Insantama Kota Bogor  menyampaikan ekspos Latihan Kepemimpin Manajemen Akhir (LKMA) tahun 2015 ketika beraudiensi  dengan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman di Balaikota  Selasa (17/3). Pada kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jajang Koswara dan Direktur Kesiswaan Yayasan Insantama, Karebet Widjayakusuma dan pendamping sekolah serta perwakilan Forum Orangtua Siswa (FOSIS).

 Pada kesempatan ini, Usmar menyampaikan pembelajaran di sekolah sekarang sangat berbeda dengan 15 tahun yang lalu ketika dirinya sekolah SMA dulu. “Kondisinya sangat berbeda dan bahkan jika boleh iri, saya  sangat iri dengan perkembangan ilmu dan teknologi sekarang yang memungkinkan siswa melakukan banyak hal,” kata Usmar. Untuk itu, ia berharap, agar para siswa dapat manfaatkan berbagai kemudahan dan kesempatan itu untuk meraih prestasi dan menghindari hal-hal  yang negatif. “Mudah-mudahan para pelajar sekarang mampu menjadi pemimpin minimal di rumah sendiri serta lingkungannya,” ungkapnya.

 Sementara itu, Karebet menyampaikan jumlah delegasi Insantama yang akan mengikuti LKMA ke Jepang berjumlah 72 anggota yang terdiri dari 63 siswa dan didampingi guru dan orang tua murid. ”Kami ingin menerapkan teori Islam dalam bidang  kepemimpinan dan jika berkenan kami ingin mengundang Walikota dan Wakil Walikota dapat hadir ke  sekolah kami pada saat pelepasan keberangkatan,“ tegasnya.

 Pada kesempatan ini, salah satu siswa Insantama, Muhmmad Akbar Ahmad Mujaddad berorasi dengan memaparkan pentingnya LKMA dalam pembelajaran kepemimpinan dengan menggunakan bahasa Inggris, Jepang dan Arab. “Menapa harus Jepang karena di sana ada 11 Universitas terbaik di dunia. InsyaAllah, kami akan menjadi bagian dari 11 universitas tersebut,” tungkasnya. CR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Apple Developer Academy Dibuka di Bali, Diikuti 100 Siswa Lokal hingga Internasional

30 August 2025 - 14:07 WIB

Komite Sekolah Ini Emoh Minta Duit ke Orangtua Siswa

29 August 2025 - 23:15 WIB

HUT Ke-80 RI, Maxim Gelar Kuis Sejarah untuk Pelajar SMP

17 August 2025 - 18:48 WIB

Kalender Hijriah Hari Ini 16 Agustus 2025 dan Bacaan Doa HUT ke-80 RI

16 August 2025 - 13:19 WIB

#OnThisDay 16 Agustus: Peristiwa Rengasdengklok Penculikan Soekarno dan Hatta Menuju Kemerdekaan Indonesia

16 August 2025 - 13:06 WIB

Trending on Kabar Pendidikan