Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Bogor

Hasil Kongres, APRI Desak Pemkab Bogor Berikan WPR

badge-check


					Hasil Kongres, APRI Desak Pemkab Bogor Berikan WPR Perbesar

Hari ke-4 kongres Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) di Kampung Leuwicateng, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menghasilkan sejumlah keputusan. Salahsatunya APRI tetap menuntut Pemda Bogor untuk memberikan Wilayah Penambangan Rakyat (WPR), sehingga  rakyat bisa lebih sejahtera .

Demikian dikatakan Ketua Umum APRI Ir.Gatot Sugiharto. Menurutnya tambang rakyat itu sudah sejak dulu dan masuk dalam undang-undang.

apri“Kesalahan Pemda Bogor tidak memberikan WPR tersebut, sehingga banyak warga yang menambang dengan suka-suka dengan hasil sedapatnya. Mereka tidak bisa disalahkan, dan seharusnya pemerintah harus disalahkan karena tak memberi wilayah,” kata Gatot.

Dalam undang-undang, WPR sudah diamanatkan dan harus menjadi prioritas. Namun pemerintah tidak melaksanakan hal tersebut.

“Dalam UU nya mengamanatkan, setiap tambang rakyar yang sudah ada namun belum dijadikan WPR, maka pemerintah wajib menyediakan dan memprioritaskan tambang rakyat tersebut,”jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, pemerintah khawatir dengan adanya tambang rakyat. Padahal tambang rakyat justru membantu perekonomian semua pihak. “Kami yakin bisa menambang dan menghasilkan emas 100 ton pertahun. ini jelas bisa membuat semua pihak sejahtera. Sekali lagi saya tegaskan tambang rakyat bukanlah kejahatan”bebernya.

Sementara itu Sarah, salah satu peneliti dari Australian National University mengatakan, hasil survey di lokasi tambang, seharusnya pemerintah mendukung tambang rakyat. “Saya kira pemerintah harus menyediakan WPR karena bisa menyejahterakan rakyat banyak,”pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut APRI juga menyosialisasikan berbagai tehknik penambangan yang aman, salahsatunya  cara mengolah emas tanpa mercury serta cara mengolah limbah tambang.

#pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Trending on Kabar Bogor