Menu

Dark Mode
China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat Proyek Raksasa di Gurun Nevada: 1.650 Antena untuk Mengintip Semesta

Headline

Motif Videotron Putar Film Porno Harus Digali

badge-check


					videotron-ist Perbesar

videotron-ist

Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat mempertanyakan motif dari penayangan konten porno dalam videotron di dekat Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Jumat (30/9) kemarin. Djarot tidak yakin konten porno muncul karena di-hack.

“Pertanyaan saya apa motifnya, mengapa baru sekarang dimunculkan, mengapa itu dimunculkan pada hari Jumat setelah selesai melaksanakan salat Jumat. Motif inilah yang harus digali,” kata Djarot seusai menghadiri rapat pleno di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2016).

“Kemudian siapa yang ada di balik itu. Apa inisiatif pribadi atau ada unsur lain untuk memutar di ruang publik,” lanjutnya.

Djarot sendiri tidak percaya dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak PT Transito Adiman Jati Transito Advertising yang mengatakan bahwa kejadian videotron porno tidak disengaja. Djarot juga tidak yakin bila konten videotron tersebut di-hack.

“Kalau di-hack siapa yang makai, siapa yang masukan itu. Itu tidak bisa di-hack, itu masih manual. Disengaja itu, human error, itu kesalahan manusia. Ini disengaja,” ucapnya seperti dilansir detikcom.

Djarot menyerahkan kepada kepolisian untuk mengungkap motif dari munculnya konten porno di videotron tersebut. Dirinya mengatakan perbuatan tersebut kriminal dan harus ditindak pidana.

“Saya ingin tahu dari kepolisian apa motif. Ini kan sudah sangat jelas kriminal dan vulgar sudah jelas tindak pidana. Maka pertanyaan saya adalah pelaku ketahuan. Siapa pelakunya, siapa adminnya, siapa yang mutar. Kan tidak mungkin barang gaib itu masuk di videotron,” tutup Djarot.

Sebelumnya sebuah videotron di dekat Kantor Wali Kota Jakarta Selatan membuat heboh karena menayangkan konten porno. Kejadian tersebut terjadi di siang hari saat kemacetan terjadi.

Dari pihak PT Transito Adimas, perusahaan yang mengelola tayangan di videotron tersebut, mengatakan bahwa kejadian adanya konten porno tersebut bukan karena kesengajaan. Mereka yakin bahwa konten videotron tersebut di-hack.

“Ini diluar dugaan, tentu problem buat kita. Kita sudah melaporkan ke polisi. Saat ini teman-teman sudah berada di Polda. Kita ingin segera terlacak, karena kami meyakini ini bukan ulah kita. Istilahnya di-hack,” ujar juru bicara PT Transito Adiman Jati, Widi Krastawan di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Barat, Jakarta, Jumat (30/9/2016).

#sumber detikcom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan

11 June 2026 - 15:30 WIB

Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja

10 June 2026 - 14:41 WIB

Resmi Pertamax Naik Jadi Rp 16.250

10 June 2026 - 07:19 WIB

Wamenaker: Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur

26 May 2026 - 21:12 WIB

Tersangka Buang Tubuh Wanita dari atas Tol Kayumanis, Karena Sakit Hati

25 May 2026 - 18:50 WIB

Trending on Headline