Menu ✖

Dark Mode
‎Gilbert Eliezer Sumbang Emas untuk Kabupaten Bogor dari Cabor Renang Pemkot Bogor Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi Basah Soft Tenis Kabupaten Bogor Bidik Dua Emas Nomor Tunggal Putra dan Putri ‎ DPRD Desak Diskominfo Bergerak Cepat, Perangi Judi Online dari Akarnya Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam

Kabar Bogor

Walikota Bogor Perintahkan Aparat Keamanan Waspada

badge-check


					Walikota Bogor Perintahkan Aparat Keamanan Waspada Perbesar

Paska serangan bom bunuh diri di Masjid Nabawi, Madinah, Senin (04/07/16) dan di halaman Polres Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Selasa (05/07/16), Walikota Bogor Bima Arya mengutuk keras para pelakunya.

Hal tersebut disampaikan Bima sesaat setelah terjadinya serangan bom bunuh diri oleh seseorang di Polres Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Selasa (05/07/16).

“Kita kutuk pelaku bom bunuh diri di Masjid Nabawi dan di Polres Surakarta. Kepada seluruh aparatur wilayah yang masih berada di Kota Bogor agar meningkatkan kewaspadaan jelang (malam) takbiran dan Lebaran besok,” kata Bima.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, ujarnya, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, Bima menghimbau warga untuk segera melaporkan dan mengkoordinasikannya dengan Muspika dan Muspida apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Muspida terus berkoordinasi. Saya juga akan meluncur ke Polres (Bogor Kota) sebentar lagi untuk koordinasikan pengamanan di seluruh pelosok Bogor,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa identitas pelaku pengeboman telah diketahui. Identitas pelaku diketahui bernama Nur Rahman, warga Sangkrah RT 01/01 Pasar Kliwon, Surakarta, Solo, Jawa Tengah. Ia lahir 1 November 1985.

Nur Rahman adalah salah satu jaringan Aman Abdurrahman yang belum ditangkap saat penangkapan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 di Solo pada 29 Desember 2015 lalu. Saat itu yang baru tertangkap Nur Hamzah dan Andika. Kelompok mereka menyisakan dua orang, yakni Nur Rohman dan Susilo, dan saat ini Susilo diduga pergi ke Syuriah pada Februari 2016 lalu.

Kelompok Nur Rahman pernah melakukan kegiatan bongkar pasang M16 di Masjid Al Wusto, Mangkunegaran sebelah utara Polsek Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Nur Rahman sendiri  merupakan kelompok Hisbah Solo, jaringan ISIS yang juga masih satu sel putus dengan Syamsudin Uba (kelompok Bekasi). #Aysha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Bogor Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi Basah

6 November 2026 - 15:33 WIB

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

Trending on Kabar Bogor