Menu

Dark Mode
Bencana Super El Nino 2026 Akan Terus Menguat Hingga 2027 Drone Tak Kasat Mata Berhasil Dibuat, Militer Diprediksi Bakal Tertarik Utang Raksasa Teknologi AS Demi AI Tembus Rp 29.653 Triliun Gunung Es Raksasa Greenland Terbalik, Picu Gelombang Dahsyat Samsung Wallet Bakal Dukung Pembayaran Kripto di HP DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Percepat Penanganan Lonjakan Kasus HIV

Kabar Bogor

Paska SSA di Bogor, Banyak Simpangan tak Efektif

badge-check


					Paska SSA di Bogor, Banyak Simpangan tak Efektif Perbesar

Paska kebijakan penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di ruas jalan seputar Kebun Raya Bogor (KRB), kini terdapat sejumlah persimpangan jalan atau titik-titik tertentu yang menjadi lokasi tidak efektif. Di antaranya seperti di kawasan sekitar Tugu Kujang, simpang Lawang Suryakancana, dan di simpang lampu pengatur lalu lintas Jalan Juanda dan Jalan Kapten Muslihat.

Temuan itu terungkap dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Kamis (23/06/16).

“Ini hari kedua saya lakukan sidak untuk perbaikan infrastruktur paska SSA. Jadi akibat dari kebijakan SSA ini banyak persimpangan jalan atau titik tertentu menjadi lokasi yang tidak efektif seperti di kawasan Tugu Kujang,” ungkap Usmar.

Di lokasi itu, katanya, sekarang ini terdapat ruang-ruang yang tidak efektif yang tadinya badan jalan dan dilalui kendaraan. Namun saat ini kondisinya menjadi pasif atau mati.

“Titik lain juga banyak seperti di simpang Lawang Suryakancana. Itu juga ada pulau-pulau yang akan diefektifkan. Ada dua kepentingan memang. Satu untuk kepentingan plaza heritage, yang berarti keseluruhannya harus di jadikan pulau-pulau atau taman. Tapi ada kepentingan lain, yaitu menjadikan Jalan Suryakancana untuk angkutan massal dengan dua trayek dari arah Jalan Siliwangi dan dari arah Pasar Bogor,” terang Usmar.

Begitu pun halnya dengan hasil sidak dirinya di simpang Jalan Juanda dan Jalan Kapten Muslihat. “Kalau pulau-pulau di sekitar simpang Jalan Kapten Muslihat itu ternyata ada rekayasa juga. Kalau di sekitar eks lampu merah dibuatkan plaza atau taman, tapi barrier atau pemisah jalannya itu akan direkayasa sampai titik Jembatan Merah akan dimatikan dengan dibuatkannya bukaan-bukaan tertentu saja,” paparnya. #Aysha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Milangkal ke-2, MKBB Santuni Anak Yatim 

18 July 2026 - 12:52 WIB

Trending on Kabar Bogor