Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar Bogor

Puluhan Rumah di Kedunghalang Bogor Terendam

badge-check


					Puluhan Rumah di Kedunghalang Bogor Terendam Perbesar

image

Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Ciliwung, Jumat (1/4/2016) sore menyebabkan debit air Bendung Katulampa meningkat tajam. Akibatnya, ratusan rumah di kawasan hilir Ciliwung pun terendam banjir dengan kedalaman bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga di atas satu meter.

Informasi dari Pos Penjaga Bendung Katulampa menyebutkan ketinggian air bendung mencapai 250 sentimeter atau status siaga 1 pada Jumat petang. Warga di belakang Perumahan Graha Indah dan PKPN Bogor Utara Kota Bogor pun diungsikan karena diterjang banjir. Ketua RW 10 Kedunghalang Kota Bogor Jumadi mengatakan ada sedikitnya 212 jiwa yang diungsikan akibat banjir yang tiba-tiba menyergap warganya.

“Ini sudah yang kedua kalinya dalam sebulan. Kali ini lebih parah karena banjirnya meluas,” kata Jumadi. Bahkan, rumah Jumadi yang semula tidak terkena banjir kali ini terendam banjir setinggi mata kaki. Jalan alternatif menuju ke Kelurahan Kedunghalang pun terputus banjir sedalam lebih dari satu meter.

Proses evakuasi, lanjut Jumadi, masih berlangsung dibantu oleh tim gabungan dari kelurahan dan Tagana. “Beberapa diungsikan ke kelurahan, sebagian lagi ke rumah saudaranya,” ucap Jumadi. Selain warga yang terkena banjir, evakuasi juga dilakukan pada warga yang tinggal di sekitar tebing yang rawan longsor.

Salah seorang korban banjir, Amir mengatakan banjir terjadi secara tiba-tiba. “Memang hujan, tapi tidak begitu deras. Tiba-tiba air sungai sudah meluap ke rumah,” kata Amir. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menekankan status siaga bencana masih berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan. “Kota Bogor ini cuacanya mudah berubah, sehingga banjir, longsor, puting beliung masih berpotensi terjadi kapan saja,” kata Bima. (Deni)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jenal Mutaqin Apresiasi Peran HMI MPO di Bidang Pendidikan dan Lingkungan

20 June 2026 - 13:57 WIB

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan

17 June 2026 - 15:19 WIB

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB, Imigrasi Bogor Layani 544 Pemohon Paspor

13 June 2026 - 09:43 WIB

Trending on Kabar Bogor