Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Kabar Bogor

Puluhan Rumah di Kedunghalang Bogor Terendam

badge-check


					Puluhan Rumah di Kedunghalang Bogor Terendam Perbesar

image

Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Ciliwung, Jumat (1/4/2016) sore menyebabkan debit air Bendung Katulampa meningkat tajam. Akibatnya, ratusan rumah di kawasan hilir Ciliwung pun terendam banjir dengan kedalaman bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga di atas satu meter.

Informasi dari Pos Penjaga Bendung Katulampa menyebutkan ketinggian air bendung mencapai 250 sentimeter atau status siaga 1 pada Jumat petang. Warga di belakang Perumahan Graha Indah dan PKPN Bogor Utara Kota Bogor pun diungsikan karena diterjang banjir. Ketua RW 10 Kedunghalang Kota Bogor Jumadi mengatakan ada sedikitnya 212 jiwa yang diungsikan akibat banjir yang tiba-tiba menyergap warganya.

“Ini sudah yang kedua kalinya dalam sebulan. Kali ini lebih parah karena banjirnya meluas,” kata Jumadi. Bahkan, rumah Jumadi yang semula tidak terkena banjir kali ini terendam banjir setinggi mata kaki. Jalan alternatif menuju ke Kelurahan Kedunghalang pun terputus banjir sedalam lebih dari satu meter.

Proses evakuasi, lanjut Jumadi, masih berlangsung dibantu oleh tim gabungan dari kelurahan dan Tagana. “Beberapa diungsikan ke kelurahan, sebagian lagi ke rumah saudaranya,” ucap Jumadi. Selain warga yang terkena banjir, evakuasi juga dilakukan pada warga yang tinggal di sekitar tebing yang rawan longsor.

Salah seorang korban banjir, Amir mengatakan banjir terjadi secara tiba-tiba. “Memang hujan, tapi tidak begitu deras. Tiba-tiba air sungai sudah meluap ke rumah,” kata Amir. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menekankan status siaga bencana masih berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan. “Kota Bogor ini cuacanya mudah berubah, sehingga banjir, longsor, puting beliung masih berpotensi terjadi kapan saja,” kata Bima. (Deni)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim

7 May 2026 - 21:45 WIB

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Trending on Kabar Bogor