Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Dunia

Terkuak, Jawaban Misteri Mengapa Langit Berwarna Biru

badge-check


					Terkuak, Jawaban Misteri Mengapa Langit Berwarna Biru Perbesar

SEBAGIAN dari Anda tentu mengidentikkan warna biru sebagai ungkapan kesedihan. Padahal, langit yang cerah juga berwarna biru, bahkan terlihat indah.
Sebenarnya, tidak hanya warna biru. Langit mampu memproyeksikan berbagai warna yang begitu menakjubkan.
Tapi pernahkah kita bertanya mengapa dan bagaimana langit bisa berwarna biru?
Langit bisa berwarna biru karena molekul oksigen dan nitrogen di atmosfer bumi lebih banyak menyebarkan gelombang biru (panjang gelombang pendek) daripada gelombang merah (panjang gelombang panjang).
Ketika matahari terbit, kita akan melihat warna langit yang berbeda-beda, mulai dari merah, oranye, hingga violet. Hal ini bisa terjadi karena cahaya biru telah tersebar keluar dan menjauh dari analisis pandangan mata kita.
Lantas, mengapa atmosfer bisa menyebarkan cahaya? Itu karena medan elektromagnetik dari gelombang cahaya menginduksi momen dipol listrik dalam molekul gas. Memang agak rumit mencernanya karena ini berkaitan dengan ilmu fisika.
Bagi yang masih penasaran, mungkin akan bertanya mengapa langit tidak ungu (campuran merah dan biru), mengingat warna ini memiliki panjang gelombang terpendek di antara warna pelangi lainnya?
Jawabannya, karena berada di luar spektrum warna pelangi, ungu terserap ke atmosfer di bagian paling tinggi. Selain itu ungu tidak selalu ikut dipancarkan oleh cahaya matahari.
Perlu diketahui spektrum warna terdiri atas merah, oranye, kuning, hijau, biru, indigo (nila) dan violet. Ya, ungu memang tidak termasuk ke dalam spektrum warna.
Selain itu, mata kita jauh lebih mudah menerima warna biru daripada violet. Hal ini bisa dibuktikan ketika kita sulit membedakan warna violet saat pelangi muncul.
Di dalam mata kita terdapat reseptor warna yang mampu menerjemahkan warna hijau, biru dan merah. Ketika menganalisis warna di langit, reseptor biru mengalami stimulasi lebih dari dua warna lainnya.
Jadi, inti permasalahan dari kenapa langit berwarna biru terletak pada kemampuan mata kita yang terbatas ini dalam menganalisis warna.
***
Sumber: Dream.co.id
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia