Jaga Budaya Lokal, IPSI Gelar Festival Pencak Silat

Demi menjaga kelestarian serta mencari generasi penerus dimasa yang akan datang, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pemprov Jawabarat menggelar Festival Pencak Silat di Lantai 2 Mall Botani Square Jl. Raya Padjajaran Kota Bogor Jum’at, (19/05/2017).

IMG-20170519-WA0026Acara dibuka oleh Asisten Pemerintah Kota Bogor, Hanafi serta dihadiri  pendekar pencak silat seperti H. Jatnika Nangga Mihardja (Ketua Umum PB Padepokan Sangka Buana Indonesia), Wakil Ketua IPSI Pemprov Jawabarat sekaligus ketua pelaksana acara Festival seni beladiri Pencak Silat DRS. H. Helmi Sutikno.

Dalam acara festival pencak silat kali ini penyelenggara memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh yang ikut mendukung serta melestarikan pencak silat sampai saat ini.

Dalam acara tersebut, pengunjung mall yang sangat takjub melihat penampilan salah satu pendekar cilik wanita usia 7 Tahun bernama Naila Latifa Tsakif yang sangat menguasai gerakan-gerakan Silat, putri dari pasangan Supriatna dengan Ati dari perguruan Pancabela Cisaat Sukabumi.

Menurut pembina IPSI, Guntur Santoso yang turut menghadiri rangkaian acara tersebut menjelaskan, Pencak silat merupakan kebudayaan lokal yang sudah mendunia. Budaya lokal itu merupakan budaya yang syarat dengan kearifan lokal.

“Pencak silat ini adalah kebudayaan lokal yang sudah mendunia, cuma kita kadang-kadang ingin menjadi manusia modern terus melupakan budaya lokal/budaya sendiri. Jadi ini bagian dari menggali kembali budaya lokal yang syarat kearifan,” ujar Guntur.

Guntur berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat lebih membawa nama baik pencak silat di tingkat dunia. “Walau gimana pencak silat ini sudah mendunia, masa nanti kita kalah sama pencak silat dari Perancis, dari Jerman, Inggris,” katanya.

Ahmad Jumaedi

print

You may also like...