Jokowi Akan Terus Latihan Panahan

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mendapatkan skor 107 pada ajang Bogor Open Archery Championship 2017, Minggu (22/01/2017) yang digelar di Lapangan, Pusdikzi, Kota Bogor. Jokowi menjadi peserta di kategori Ronde Nasional Eksekutif melawan beberapa peserta lainnya. Skor tersebut ternyata sudah melebihi dari target yang ditetapkan dan ia berhasil mendapat nilai sempurna karena satu kali tepat mengenai lingkaran kuning.

“Saya hanya sebagai penggembira, yang paling penting bisa memotivasi dan mendorong atlet panahan junior dan senior agar olahraga panahan betul-betul ditekuni, prestasi bisa melompat dan meningkat lebih baik,” ujarnya.

IMG_7597 copyJokowi menuturkan, menjadi atlet memang harus dimulai dari usia dini dan mengikuti kompetisi sebanyak mungkin sehingga di kemudian hari bisa menjadi atlet yang baik. Karena menjadi atlet tidak mungkin dimulai saat sudah seusia dirinya. Setelah latihan setiap dua kali seminggu selama beberapa bulan, Jokowi melihat olahraga panahan memang membutuhkan tingkat konsentrasi dan fokus yang baik.

“Yang paling penting setiap kegiatan apapun ada target, dan panahan memiliki target yang jelas,” imbuhnya.

Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Peparni) Kota Bogor Rizal Barnadi menuturkan, latihan panahan dan keikutsertaan Jokowi di pertandingan panahan ini didasarkan atas hobi dan bukan sebagai atlet. Presiden sudah tertarik dengan panahan sejak di Solo karena rumahnya tidak jauh dari lapangan tempat latihan panahan. Namun, baru sekarang sempat latihan. Dari hasil latihan, terlihat kemajuan dari Presiden yang cepat belajar dan memahami masukan yang diberikan. Tak ayal, Jokowi mendapat skor diatas 100.

“Latihan akan terus dilakukan tetapi belum bisa memastikan apakah akan ikut kejuaraan lagi. Tetapi harapan presiden ingin cabor panahan terus dilakukan pembinaan secara masif, menjadi potensi nasional dan naik level hingga ke internasional,” pungkasnya.

kotabogor.go.id

print

You may also like...