Menu

Dark Mode
5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026 BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA Kota Bogor Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Dedie Rachim: Basis Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Transparan Dedie Rachim Tinjau Sekretariat DPRD Kota Bogor, Dorong Penataan Aset Lebih Optimal Pemerintah Terus Dorong Penurunan Angka Stunting di Daerah

Kabar Bogor

Pemkot Bogor Tolak Usulan Apartemen di Jalan Salak

badge-check


					Pemkot Bogor Tolak Usulan Apartemen di Jalan Salak Perbesar

Pengajuan rencana pembangunan apartemen di Jl. Salak Kota Bogor, dengan tegas ditolak Pemerintah Kota Bogor. Penolakan tersebut, menurut Sekdakot Bogor Ade Sarip Hidayat karena berdasarkan kajian dari aspek lalu-lintas, amdal, masyarakat dan lingkungan serta kontur tanah pembangunan apartemen di lokasi tersebut tidak memungkinkan.

“Rapat Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Kota Bogor, tidak merekomendasikan pembangunan apartemen di Jalan Salak tersebut,” kata Ade usai Rapat Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah, di  Paseban Surawisesa Balaikota Bogor Senin (29/8/2016).

Rapat tersebut mengkaji permohonan dari sejumlah investor terkait pembangunan rumah sakit dan apartemen di Kota Bogor.

Selain membahas rencana pembangunan Apartemen di Jl. Salak, lanjut Ade, rapat BKPRD pun membahas usulan pembangunan rumah sakit di Jalan A. Yani. Dan berdasarkan hasil rapat, tim BKPRD merekomendasikan untuk pembangunan rumah sakit masih bisa, namun harus rumah sakit khusus seperti RS Kanker atau yang lainnya.

“Meski demikian, bila dilihat dari rasio jumlah penduduk dengan jumlah kamar yang tersedia di seluruh rumah sakit se-Kota Bogor, masih memungkinkan dibangun rumah sakit biasa. Hal ini disebabkan karena sejumlah kamar di rumah sakit Kota Bogor sebagian besar banyak digunakan masyarakat dari luar Kota Bogor,” tutur Ade.

Ade menambahkan, dari sisi Analisis Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Amdal Lalin), masih memungkinkan asalkan  pihak rumah sakit menyediakan lahan parkir di dalam. “Tinggal bagaimana komunikasi dengan masyarakat. Dampak lingkungan dan aspek sosial juga harus diperhatikan oleh investor,” pungkasnya.

#pratama

S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kota Bogor Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Dedie Rachim: Basis Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Transparan

22 September 2026 - 21:28 WIB

Dedie Rachim Tinjau Sekretariat DPRD Kota Bogor, Dorong Penataan Aset Lebih Optimal

22 September 2026 - 18:12 WIB

Pemerintah Terus Dorong Penurunan Angka Stunting di Daerah

22 September 2026 - 18:07 WIB

TP PKK Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Sinergi Penyebarluasan Informasi Program Pemerintah

22 September 2026 - 18:00 WIB

Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD

21 September 2026 - 17:39 WIB

Trending on Kabar Bogor