Ada yang unik di area Agro Eduwisata Organik (AEWO) Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Senin (4/7/2022). Belasan pasang petani yang terbiasa beraktivitas di sawah, mendadak berjalan di atas catwalk berlenggak lenggok layaknya seorang model di acara fashion show busana petani Mulyaharja Fest 2022 yang dimulai 2 Juli sampai 5 Juli 2022.
Fashion yang pertama kali di gelar di hamparan sawah tersebut makin seru, lantaran sang petani dengan mengenakan pakaian pangsi dan topi camping tetap membawa cangkul sebagai alat aktivitas kesehariannya. Begitupula dengan pasangannya yang lengkap mengenakan pakaian khas sunda dibalut kain batik, tak lupa juga membawa teko, rantang hingga bakul nasi.

Menurut Ketua Mulyaharja Fest 2022, Tedy Supriadi, konsep fashion show busana petani bertujuan untuk menunjukkan unsur pertanian dan wisata yang ada di wilayah Kelurahan Mulyaharja. Acara ini diikuti petani hingga kader se-Kelurahan Mulyaharja. Adapun untuk penilaian melibatkan juri terdiri dari perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, DPRD, Perumda Tirta Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan dan Polsek Bogor Selatan.
“Ada 12 pasangan peserta yang tampil di fashion show ini. Mereka ini petani dan warga dari 59 RT dan 12 RW yang ada di Kelurahan Mulyaharja. Kategori penilaian meliputi penampilan di panggung, kekompakan pasangan, ekspresi, kesesuaian busana dengan tema, cara berjalan, dan pose. Sementara peserta yang terpilih sebagai juara mendapatkan piala dan uang pembinaan,”kata Tedy.
Lebih lanjut Tedy menambahkan, dengan tema “Bangkit Bersama Kampung Wisata” diharapkan dapat menumbuhkan kembali perekonomian, warga khususnya dari sektor wisata. Event ini juga diharapkan bisa menjadi agenda tahunan, agar semakin banyak yang mengetahui AEWO.
“Alhamdulillah berkat kekompakan warga dan dukungan semua pihak, selama digelar Mulyaharja Fest 2022 jumlah pengunjung sudah mencapai hampir 2.500 orang. Kami berharap di event-event mendatang bisa lebih meriah, pengunjung tambah banyak sehingga bisa meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di sini,” tandasnya.
Camat Bogor Selatan, Hidayatullah menambahkan, event yang dimulai 2 hingga 5 Juni ini merupakan rangkaian kegiatan yang digelar Kecamatan Bogor Selatan dalam rangka merayakan Hari Jadi Bogor ke 540. Event ini sebagai upaya mengangkat potensi kearifan lokal di Kelurahan Mulyaharja. Melestarikan keberadaan sawah yang luasnya sekitar 23 hektar, dengan 13 hektar di antaranya dikelola warga setempat.
“Ia berharap event ini dapat memberikan motivasi bagi wilayah lain, sehingga dapat mengangkat dan menggali potensi alam masing-masing wilayah. Ini menjadi kick off-nya salah satu pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Mulyaharja, khususnya Bogor Selatan yang digerakkan oleh kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) dengan aparat kelurahan yang sudah digagas dua tahun lalu,” ujarnya.
Penulis Pratama
Editor Aldho Herman














