Menu

Dark Mode
Asal Muasal Gelombang Raksasa Lebih dari 20 Meter Terungkap Mengenal Subduksi yang Dikaitkan dengan Gempa Megathrust Bongkahan Meteorit 2,8 Ton Diselundupkan dari Rusia, Kok Bisa? Perang Lawan Penipuan Digital, Tri Kini Bisa Blokir Scam WhatsApp Call Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

Kabar Bogor

Inovasi Bapenda Kota Bogor, Tagihan Pajak PBB P2 via Elektronik

badge-check


					Inovasi Bapenda Kota Bogor, Tagihan Pajak PBB P2 via Elektronik Perbesar

Inovasi terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, salahsatunya dengan menggunakan sistem platform daring, sebagai upaya meningkatkan potensi penerimaan pajak serta kualitas pelayanan kepada wajib pajak. Inovasi terbaru itu salahsatunya Surat Pemberitahuan Pajak Terutang elektronik (e-SPPT), Surat Pemberitahuan Pajak Daerah secara elektronik (e-SPTPD), dan e-BPHTB.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Penagihan Dan Pengendalian di Bapenda Kota Bogor, Anang , sampai hari ini  e-SPPT sudah terkumpul10 persen dari total  wajib pajak 260 ribu .e-SPPT merupakan salah satu inovasi dan sebagai program unggulan Kota Bogor pada 2019 sampai 2024.

“1 Februari nanti, akan ada penerbitan SPPT manual.Ke depan semua wajib pajak bisa beralih kepada e-SPPT, karena semua layanan kita pada tahun 2022 akan berbasis elektronik,” tegas Anang, kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

Anang menambahkan, kegunaan berbagai fitur tersebut juga beragam, mulai dari penyediaan informasi jumlah tagihan, pembayaran pajak, hingga pelaporan pajak. Kebijakan pemerintah kota bogor untuk penerbitan sppt akan dilaksanakan secara elektronik pada 1 Februari 2021 diterbitkan SPPT secara manual untuk para wajib pajak. SPPT manual ini, bisa dikatakan program terakhir karena ke depannya atau di tahun 2022, semua akan beralih kepada e-SPPT.

“Di internal Pemkot Bogor, Sekda Kota Bogor juga telah mengeluarkan surat edaran untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki laha atau menetap di Kota Hujan ini, agar segera beralih ke e-SPPT. Jumlah ASN yang daftar e-SPPT lumayan sudah banyak, sementara sudah ada 1000 lebih pendaftar. Kan tidak semua ASN Pemkot Bogor memiliki lahan atau rumah di Kota Bogor,” jelas Anang.


Baca juga: THM Langgar PPKM Disegel, Ratusan Miras Disita


Manfaat e-SPPT ini lanjut Anang, untuk memudahkan wajib pajak mendapat SPPT PBB-P2 secara cepat Naik Yang ada di daerah Kota Bogor maupun diluar Kota Bogor. Untuk itu, e-SPPT hadir untuk memudahkan wajib pajak melakukan pengecekan SPPT PBB-P2 secara cepat, tepat dan akurat.

“Sekarang, wajib pajak masih kurang kesadaran untuk membayar tagihan PBB-P2-nya, serta pelayanan kepada wajib pajak juga belum optimal. Dengan hadirnya aplikasi e-SPPT ini dapat meningkatkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi. e-SPPT dapat juga mengetahui jumlah tagihan piutang tahun ke belakang yang terdapat pada SPPT PBB-P2. Sekalipun tidak mendapatkan lembaran SPPT walau berada di luar daerah,” katanya.

reporter pratama

editor aldho herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

10 February 2026 - 09:34 WIB

HPN 2026, PWI Kota Bogor Buka 3 Layanan Publik Sekaligus

7 February 2026 - 20:03 WIB

Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor

6 February 2026 - 22:39 WIB

Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor

6 February 2026 - 22:25 WIB

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Trending on Kabar Bogor