Menu

Dark Mode
ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa?

Headline

ICW: Korupsi Anggaran Pendidikan Tembus 1,17 T

badge-check

image

Berdasarkan temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) sepanjang tahun 2010-2015, terkuak korupsi anggaran pendidikan di Indonesia hingga mencapai Rp 1,17 triliun. Dimana sebesar Rp 55,6 miliar diantaranya berupa aliran suap.

Hal itu disampaikan Ketua Perempuan Bogor Anti Korupsi (PBAK) Hania Rahma, Selasa (26/01/16), di Ruang Rapat II Balaikota Bogor, Jalan Juanda, Bogor Tengah.

“Bentuk korupsi yang paling umum adalah mark up harga barang saat tender dan pemotongan dana yang dikucurkan pemerintah pusat,” kata Hania.

Sementara itu, sebutnya, para pelaku korupsi dana pendidikan ini beragam latar belakangnya. Tetapi, dikatakan Hania, didominasi oleh pegawai Dinas Pendidikan yang berjumlah sebanyak 215 orang, pihak swasta 93 orang, panitia lelang 69 orang, kepala sekolah 32 orang, bendahara anggaran 29 orang, tenaga pendidik 12 orang, dan kepala daerah 6 orang serta anggota DPR 4 orang.

“Jenis anggaran yang paling banyak dikorupsi adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta pengadaan infrastruktur sekolah dan madrasah,” paparnya.   #Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline