Menu

Dark Mode
FIFA Umumkan Game Sepakbola Terbarunya, Bisa Memainkan Maradona-Thor YouTube Ajak Kreator untuk ‘Kloning’ Diri Pakai AI Maskot Boneka NASA ‘Rise’ Ikut Mudik Misi Artemis II ke Bumi Griya Pekerja Batam Curhat ke Direksi BPJS Ketenagakerjaan  Luncurkan Alapadu Wara Wiri, BKPSDM Jemput Bola ke ASN Pemkot Ajak Konsistensi Jaga Kebersihan Kota Bogor

Kabar Bogor

Begini Cara Pemkot Bogor Bangun Economic Rebound di Tengah Pandemi

badge-check


					Begini Cara Pemkot Bogor Bangun Economic Rebound di Tengah Pandemi Perbesar

Memulihkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi covid 19, bukanlah perkara mudah. Namun kolaborsasi semua pihak termasuk swasta, akan mempercepat melewati masa sulit. Untuk itu Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor  meluncurkan pelatihan Keterampilan Akan Membawa Nilai (Kawani) di Pengrajin Kayu Jati Belanda, Ciparigi, Bogor Utara, Senin (16/11/2020).

Menurut Wali Kota Bogor Bima Arya, ini bagian dari ikhtiar Pemkot dalam economic rebound di tengah pandemi. “Jadi kita membidik sektor yang banyak permintaannya di masa pandemi berdasarkan market research kita ada komoditas-komoditas yang laku di pasaran, salah satunya kerajinan untuk dekorasi rumah,” ungkap Bima Arya.

Para peserta pelatihan ini merupakan warga terdampak secara ekonomi akibat Covid-19, salah satunya adalah korban PHK.

“Kita modali, kita latih, kemudian kita kerjasama dengan HIPMI untuk melakukan pemasarannya. Jadi, akan saya targetkan akhir tahun produknya sudah siap. Kita siapkan lokasinya bukan saja memberikan lapangan pekerjaan tapi kita ingin menciptakan klaster-klaster UMKM baru di Kota Bogor. Tahap berikutnya kita memilih outlet-outletnya. Saya ingin di tempat strategis ya sehingga bisa terlihat oleh publik,” jelasnya.


Baca juga: Positif Covid, Bupati Bogor Himbau Warga Tetap Waspada


Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Samson Purba, menyatakan, program ini dikucurkan anggaran sebesar Rp 1,1 miliar dari Dana Insentif Daerah (DID). “Peserta 164 orang di 15 kelurahan se-Kota Bogor. Secara khusus 5 kelurahan dibina langsung oleh HIPMI dengan mendatangkan pelatih ahli dan lembaga-lembaga yang kompeten. 10 kelurahan lainnya akan dibina oleh pengusaha di kelurahan yang sudah diseleksi dan layak untuk menjadi orangtua asuh dari kerajinan tersebut,” terang Samson.

Ia menambahkan, pendampingan akan berjalan selama enam bulan dan kepada seluruh pengrajin akan diberi hibah 181 jenis peralatan dengan nilai Rp 755 juta.

Sementara itu, Ketua HIPMI Kota Bogor Zulfikar Priyatna mengaku sudah melakukan serangkaian MoU dengan perusahaan logistik eksport-import terbesar di Indonesia dan gabungan perusahaan eksportir Indonesia dan retail-retail besar.

penulis/editor herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Luncurkan Alapadu Wara Wiri, BKPSDM Jemput Bola ke ASN

7 April 2026 - 21:39 WIB

PDIP Kota Bogor Terima SK Pengurus

7 April 2026 - 08:58 WIB

Komdigi: Rating Gim IGRS di Steam Bukan Klasifikasi Resmi

6 April 2026 - 14:39 WIB

Gelar Diskusi Lintas Agama, PIKI Perkuat Sinergi Wujudkan Depok Kota Toleran

4 April 2026 - 22:07 WIB

Drone 360 Antigravity A1 Tawarkan Sensasi Terbang Tanpa Tuas

4 April 2026 - 19:27 WIB

Trending on Kabar Bogor