Empat astronaut misi Artemis II akhirnya berhasil kembali ke Bumi setelah menuntaskan perjalanan luar angkasa selama 10 hari mengelilingi Bulan. Kapsul Orion dengan kru – Komandan ReidWiseman, Pilot Victor Glover, Spesialis Misi Christina Koch, dan astronaut Badan Antariksa Kanada (CSA) Jeremy Hansen – mendarat di Samudra Pasifik di lepas pantai San Diego, California, pada Jumat (10/4/2026) pukul 17.07 PDT atau Sabtu (11/4/2026) 07.07 WIB.
Proses re-entry berlangsung dramatis. Untuk mencapai titik pendaratan, kapsul Orion harus menembus atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 38.367 km/jam per jam sambil menghadapi suhu hingga 2.760 derajat Celcius.

“Artemis II astronauts are back on Earth,” demikian konfirmasi resmi NASA sesaat setelah kapsul menyentuh air. Tim pemulihan gabungan NASA dan US Navy langsung bergerak.
Astronot akan dievakuasi satu per satu menggunakan helikopter dan dibawa ke kapal USS John P. Murtha untuk pemeriksaan medis awal. Mereka dijadwalkan kembali ke Houston, Texas, dalam waktu dekat. Di atas kapal itu, para astronaut menjalani evaluasi medis pasca-misi sebelum akhirnya diterbangkan ke Johnson Space Center NASA di Houston.
Misi Artemis II ini bersejarah. Ini adalah penerbangan berawak pertama NASA ke luar orbit Bumi rendah sejak program Apollo tahun 1972. Kru berhasil mencapai jarak terjauh dari Bumi yang pernah dicapai manusia-lebih dari 400.000 km-melebihi rekor Apollo 13.
Mereka juga melakukan flyby dekat Bulan pada 6 April lalu, mengabadikan pemandangan Bumi terbit dan sisi gelap Bulan yang spektakuler.Komandan Reid Wiseman dan rekan-rekannya sempat berbagi momen emosional di dalam kapsul. Foto kru yang dirilis NASA menunjukkan mereka saling berpelukan dan tersenyum lebar saat persiapan pulang.
Misi Artemis II menjadi batu loncatan penting menuju target NASA: mengirim manusia kembali mendarat di Bulan pada akhir dekade ini. Semua sistem Orion dinilai berfungsi baik, termasuk heat shield yang sempat menjadi sorotan setelah uji coba Artemis I.
Sumber: detik.com













