Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Bogor

CGM 2016 Diprotes Sopir Angkot

badge-check


					CGM 2016 Diprotes Sopir Angkot Perbesar

image

Pelaksanaan Pesta Rakyat Bogor Cap Go Meh (CGM) Sreet Fest 2016 yang digelar, Senin (22/02/16), rupanya tak seratus persen mendapatkan dukungan dari semua pihak.

Selain menyebabkan kemacetan seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, CGM Street Fest juga merugikan pengemudi angkot yang rute lintasannya ditutup dan terpaksa harus menggunakan alternatif jalan lain.

Sobari misalnya. Pengemudi angkot 02 yang melayani jurusan Sukasari-Bubulak ini selalu mengeluh setiap kali CGM digelar di Kota Bogor. Sebab, katanya, akan berdampak pada waktu tempuh yang lebih lama untuk setiap tripnya (rit), juga pemborosan bahan bakar minyak (BBM) dan berkurangnya pendapatan.

“Saya sebagai pribadi dan sebagai sopir angkot yang jelas-jelas cari makannya di jalan ini nggak habis pikir kenapa acara kayak begini yang sampai pakai tutup jalan segala bisa diizinkan. Kita orang kecil yang susah,” keluh Sobari kepada kabaronline.co.id, Minggu (21/02/16).

Hal senada juga diungkapkan sesama sopir angkot 02 lainnya, Jenal. Ia pun menyayangkan pemberlakuan rekayasa lalu lintas hingga penutupan jalan selama berlangsungnya acara CGM.

“Nggak usahlah berlebihan kayak gitu, cuma bikin susah saja. Mending kita-kita ini dikasih kompensasi sama mereka. Kalau tokeh (juragan) kan mana mau ngerti setoran kurang, tahunya kita naik cari sewa (penumpang) pasti dapat duit,” ujarnya lirih.

Oleh sebab itu, baik Sobari maupun Jenal sepakat jika pelaksanaan CGM ini juga melibatkan para pengemudi angkot terutama yang trayeknya terkena dampak untuk diajak duduk bersama mencari solusi terbaik agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan. #D. Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Trending on Kabar Bogor