Menu

Dark Mode
PLN UPT Cirebon dan YBM PLN Gelar Berbagi Berkah Ramadhan Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang Jaga Keandalan Pasokan Listrik di Wilayah Garut, PLN UPT Cirebon Tetap Laksanakan Sweeping Layangan Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

Headline

6 Jam Terkubur, Sadi Ditemukan Tewas

badge-check


					6 Jam Terkubur, Sadi Ditemukan Tewas Perbesar

Setelah hampir 6 jam tim gabungan BPBD Kota Bogor , Satpol PP, Tagana, TNI dan Polisi Sekitar Pukul 16.00 WIB akhirnya korban tertimbun galian tanah proyek jembatan Muara Sari Jalan Raya Tajur Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor akhirnya dapat dievakuasi, Senin (7/9/2015).

“Sempitnya lubang, dalamnya galian serta alat seadanya membuat proses evakuasi memakan waktu cukup lama. Kami pun tidak mungkin menggunakan alat berat karena lokasi yang sulit dijangkau dengan alat berat,” kata Budi Hendrawan, Kasie Kedaruratan BPBD Kota Bogor.

Setelah berhasil diangkat, lanjutnya, korban langsung dibawa ke RS Ciawi menggunakan mobil ambulance.

Seperti diberitakan SADI (30) buruh bangunan asal Kota Brebes, Jawa Timur tewas setelah tertimbun tanah dan reruntuhan puing proyek pembangunan jembatan Muara Sari yang tengah digalinya Senin (7/9/2015) sekitar pukul 10.00 wib.

Menurut saksi mata yang juga rekan korban, Sumarna (34), kejadian bermula saat korban (Sadi) tengah menggali tanah untuk dijadikan tiang coran jembatan sedalam 8 meter. Awalnya korban yang berada di dalam lubang menggali seperti biasa, dan Marna bagian mengambil tanah di bagian atas.

Tiba-tiba saja lubang jembatan Muara Sari yang berada di RT 1/3 Kelurahan Muara Sari Kecamatan Bogor Selatan, runtuh dan langsung menimbun korban.

“Semuanya ada 3 lubang, satu lubang masih digali. Tiba-tiba saja tanahnya longsor dan mengubur Sadi,” kata Sumarna kepada kabaronline.co.id

Hal senada dituturkan Iwan Samsudin, rekan korban. “Kejadianya cepat, kami langsung menolong korban. Namun alat seadanya tak mampu menolong korban,” kata Iwan.

Sumarna, Iwan dan  rekan-rekan seprofesinya langsung berusaha menolong korban dengan alat seadanya, bahkan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi ikut membantu menggali tanah.

“Korban sempat meminta tolong, namun lama-lama tak terdengar karena timbunan tanah cukup tebal. Kami berusaha menolong korban, namun tebalnya tanah dan puing yang menimbun korban. Kami kesulitan,” katanya.

| yudha |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Trending on Headline