Yogyakarta– PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai mematangkan persiapan sarana dan prasarana menjelang momen libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Langkah ini diimbangi dengan penguatan keselamatan operasional menyusul masuknya musim penghujan di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya.
Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, turun langsung mengecek keandalan infrastruktur perlintasan sebidang di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta pada Jumat (6/11/2026).

Dalam inspeksi lapangan tersebut, Bobby menyambangi tiga titik perlintasan strategis, yakni JPL 707 di Dusun Tapen (Bantul), JPL 704 di Bantar Kulon (Kulon Progo), dan JPL 739 di Jalan HOS Cokroaminoto (Kota Yogyakarta). Pengecekan berfokus pada kualitas pengerjaan Concrete Level Crossing (CLC) untuk memastikan perlintasan kokoh dilewati moda transportasi darat maupun kereta api.
Bobby menegaskan, pengawasan secara ketat dan mendalam mutlak dilakukan demi menjamin keselamatan penumpang serta kelancaran perjalanan kereta api di tengah potensi cuaca ekstrem.
“Keselamatan adalah prioritas. Saya ingin memastikan langsung setiap pekerjaan berjalan baik dan seluruh jajaran KAI siap menghadapi musim hujan serta Angkutan Nataru,” ujar Bobby.
Kendati demikian, ia menginstruksikan seluruh personel KAI di lapangan untuk memperkuat konsistensi layanan demi menjaga kenyamanan masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Sehingga, menurutnya, melalui modernisasi perlintasan sebidang menggunakan CLC dan pengawasan berkala, KAI optimistis moda transportasi kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat yang aman, nyaman, dan tepat waktu pada masa angkutan Nataru mendatang.
“Fokus saya adalah menjaga keselamatan, dan memastikan pelayanan KAI terus semakin baik. Masyarakat harus mendapatkan layanan terbaik,” tandas Bobby. Oliv













