Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Lifestyle

Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total

badge-check


					Elon Musk dan Donald Trump. (Foto: REUTERS/Nathan Howard) Perbesar

Elon Musk dan Donald Trump. (Foto: REUTERS/Nathan Howard)

Partai Demokrat berhasil mengambil alih kendali Kongres dan DPR pada Selasa malam dalam pemilu sela Amerika Serikat. Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi Partai Republik dan Presiden Donald Trump, serta para bos teknologi yang mendukungnya.

Demokrat antara lain mencetak kemenangan luar biasa di Texas yang secara tradisional merupakan kubu Republik. James Talarico mengalahkan Ken Paxton, menjadikannya tokoh Demokrat pertama yang terpilih menjadi anggota Senat AS dari Texas dalam hampir empat dekade terakhir.

Gina Hinojosa mengalahkan Gubernur tiga periode Greg Abbott, menjadikannya gubernur Demokrat pertama di Texas sejak Ann Richards lengser di 1995. ‘Gelombang biru’ Demokrat menyapu basis Republik yang dulu sulit mereka tembus.

Di Carolina Selatan, tokoh Demokrat Annie Andrews menumbangkan Darline Graham dalam pertarungan yang awalnya diprediksi dimenangkan Republik. Di Ohio, Sherrod Brown melibas Senator Republik Jon Husted. Demokrat juga merebut Senat di Iowa dan Carolina Utara, serta menang pemilihan penting Georgia dan New Hampshire.

Pemilihan ini memperuncing pertarungan politik seputar pusat data dan infrastruktur AI. Texas merupakan pusat utama dari rencana pembangunan data center, dan Hinojosa berkampanye untuk menunda proyek-proyek baru hingga negara bagian tersebut menerapkan aturan lebih ketat.

Hasil ini juga memberikan pukulan bagi para miliarder teknologi yang telah menggelontorkan ratusan juta dolar untuk mendukung kandidat Republik, dengan harapan mereka akan bersikap ramah terhadap proyek-proyek data center AI raksasa yang ingin mereka bangun di seluruh negeri.

Elon Musk, orang terkaya dunia sekaligus donatur politik individu terbesar pada pemilihan ini, menghabiskan dana masif untuk membantu Partai Republik mempertahankan kekuasaan, termasuk di Texas. Dikutip detikINET dari CNBC, Rabu (4/11/2026) ia menggelontorkan sekitar setengah miliar dolar untuk mendukung kubu Republik.

Talarico berulang kali menyerang Musk selama masa kampanye, menuduhnya mencoba membeli senator Amerika Serikat. Talarico berhasil menang di Texas, yang sekarang menjadi kantor pusat perusahaan Musk seperti Tesla dan SpaceX.

“Hasil malam ini merupakan peringatan keras bagi kelompok kepentingan khusus korporat dan para miliarder yang selama ini memanipulasi sistem ekonomi,” ujar Anggota DPR Chris Pappas, yang mengalahkan mantan Senator Republik John Sununu untuk memenangkan kursi Senat di New Hampshire.

Hasil pemilihan ini bersiap untuk merombak ulang hubungan sektor teknologi dengan Washington. Kongres yang dikuasai Demokrat kemungkinan akan mengintensifkan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan teknologi dan ekspansi pembangunan data center AI.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya

4 November 2026 - 20:41 WIB

HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone

4 November 2026 - 20:38 WIB

Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat

4 November 2026 - 20:35 WIB

Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya?

4 November 2026 - 20:29 WIB

Internet Berubah Total, Google Korbankan Sumber Duit Demi AI

3 November 2026 - 21:22 WIB

Trending on Kabar Lifestyle