Menu ✖

Dark Mode
Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda Alasan Trump Larang Pakai ‘AI’, Perintahkan Beralih ke Penggantinya Kabut Asap Karhutla Menipis Usai Hujan, Begini Cara Alam Membersihkan Udara Bocah Ajaib Kuliah Umur 9 Tahun, Calon Doktor Fisika di Usia 18 Tahun BlackBerry Banting Setir, Bangkit dari Masa Kelam Anggaran Film Elden Ring Melonjak, Kini Hampir Mencapai Rp 3,6 Triliun

Kabar Lifestyle

Alasan Trump Larang Pakai ‘AI’, Perintahkan Beralih ke Penggantinya

badge-check


					Alasan Trump Larang Pakai 'AI', Perintahkan Beralih ke Penggantinya (Foto: REUTERS/Evan Vucci) Perbesar

Alasan Trump Larang Pakai 'AI', Perintahkan Beralih ke Penggantinya (Foto: REUTERS/Evan Vucci)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana melarang secara resmi penggunaan istilah artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam seluruh dokumen pemerintah dan dokumen resmi lainnya. Sebagai gantinya, Trump menyuarakan penggunaan istilah super intelligence (SI) atau kecerdasan super.

Langkah tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social. Dalam pernyataan tersebut, ia juga memprotes media bisnis ternama, The Wall Street Journal, yang dinilainya enggan memakai istilah baru tersebut.

“Kapan The Wall Street Journal mulai menyebut Artificial Intelligence (AI)-sebuah nama yang sangat buruk dan tidak akurat-sebagai SI (Super Intelligence), nama yang kini digunakan atau bakal segera digunakan oleh hampir semua orang?” tulis Trump, dikutip dari Reuters, Rabu (28/10/2026).

Trump menilai penyebutan kecerdasan buatan sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan teknologi saat ini. Oleh karena itu, ia menegaskan akan segera merilis aturan resmi terkait pergantian istilah tersebut.

“Dalam waktu singkat, kita secara resmi akan MELARANG istilah “AI/Artificial Intelligence” di semua dokumen relevan, dan hal lainnya, karena ketidakakuratannya,” tegas Trump.

Sebelumnya, rencana perubahan terminologi AI ini sudah digaungkan Trump, berdekatan dengan pertemuan bilateral AS dan China. Presiden China Xi Jinping dilaporkan merespons positif ide baru Trump. Kendati demikian, tak ada laporan terkait apakah China juga akan mengganti istilah AI dengan penyebutan baru.

Sumber: cnbcindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kabut Asap Karhutla Menipis Usai Hujan, Begini Cara Alam Membersihkan Udara

28 October 2026 - 12:42 WIB

BlackBerry Banting Setir, Bangkit dari Masa Kelam

28 October 2026 - 12:32 WIB

Anggaran Film Elden Ring Melonjak, Kini Hampir Mencapai Rp 3,6 Triliun

28 October 2026 - 12:29 WIB

Menkomdigi Respons Ancaman Internet RI Diputus Singapura: Tak Perlu Geram

28 October 2026 - 12:24 WIB

NASA Tampilkan Kawah Mirip Laba-laba Raksasa di Australia

28 October 2026 - 12:20 WIB

Trending on Kabar Lifestyle