Menu ✖

Dark Mode
Ular Raksasa di Sulawesi Pecahkan Rekor, Ahli Yakin Ada yang Lebih Besar Batam Gelap Seharian, Warga Menjerit di Medsos: Air Mati, Sinyal Hilang Belum Capai Puncak, El Nino Sudah Picu Rekor Suhu di Pasifik Pakar Ungkap Penyebab Fenomena Retakan Tanah di Kalimantan Apple Gandeng Saingan Samsung Garap Sumber Duit Baru Robot Menyerah, Tak Sanggup Gantikan Manusia Kerja di Gedung Ecommerce

Kabar Lifestyle

Robot Menyerah, Tak Sanggup Gantikan Manusia Kerja di Gedung Ecommerce

badge-check


					Robot Menyerah, Tak Sanggup Gantikan Manusia Kerja di Gedung 
Ecommerce (Foto: dok Amazon) Perbesar

Robot Menyerah, Tak Sanggup Gantikan Manusia Kerja di Gedung Ecommerce (Foto: dok Amazon)

Perusahaan ritel raksasa Walmart menggelontorkan miliaran dolar untuk menggantikan tenaga manusia dengan robot di gudang-gudangnya. Namun kenyataannya, mesin-mesin canggih itu justru kesulitan mengerjakan hal-hal yang dianggap sederhana oleh manusia, dikutip Senin (12/10/2026).

Berdasarkan laporan Wall Street Journal, bahkan tugas yang tampak mudah, mengambil barang dari kotak kardus lalu mengemasnya, ternyata terlalu berat bagi robot yang dipasang Walmart. Mesin beroda yang dipasang di belasan gudang mampu mengangkat barang kecil, tetapi gagal memindahkan benda yang lebih besar dan berat, seperti karung makanan hewan peliharaan. Robot itu juga sering rusak.

Walmart sebelumnya menyatakan pekerja gudang yang digantikan robot akan dialihkan menjadi pekerja manusia pengelola dan teknisi perbaikan mesin. Namun, biaya gaji para insinyur tersebut ternyata lebih mahal dibandingkan upah tenaga kerja biasa yang mereka gantikan.

Kesulitan ini dialami banyak perusahaan. Amazon juga berupaya mengotomatiskan gudangnya, dan pengamat menyebut persaingan ini sebagai “perlombaan senjata otomasi”.

Namun hasilnya belum secerah yang dijanjikan. Kroger terpaksa menghapus kerugian sebesar US$ 2,6 miliar setelah jaringan gudang otomatis yang dibangunnya tidak memberikan keuntungan.

Robot berkaki dua yang dikembangkan banyak perusahaan masih jauh dari siap pakai untuk pekerjaan fisik harian. Kondisi gudang sebetulnya penuh faktor tak terduga seperti barang yang terjatuh, bentuk kemasan yang berbeda, barang yang dipindahkan. Situasi ini jauh lebih rumit dibanding situasi yang dihadapi robot di laboratorium.

Selama ini banyak yang mengkhawatirkan pekerja akan kehilangan mata pencaharian karena digantikan mesin. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan hal lain, kemampuan tangan dan mata manusia untuk beradaptasi dengan hal yang tak terduga belum dapat ditiru dengan mudah.

Sumber: cnbcindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ular Raksasa di Sulawesi Pecahkan Rekor, Ahli Yakin Ada yang Lebih Besar

13 October 2026 - 12:39 WIB

Batam Gelap Seharian, Warga Menjerit di Medsos: Air Mati, Sinyal Hilang

13 October 2026 - 12:36 WIB

Belum Capai Puncak, El Nino Sudah Picu Rekor Suhu di Pasifik

13 October 2026 - 12:31 WIB

Pakar Ungkap Penyebab Fenomena Retakan Tanah di Kalimantan

13 October 2026 - 12:28 WIB

Apple Gandeng Saingan Samsung Garap Sumber Duit Baru

13 October 2026 - 12:24 WIB

Trending on Kabar Lifestyle