Menu ✖

Dark Mode
Eks Karyawan Ungkap Kebohongan Besar Facebook, Bilang Jangan Percaya Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan Kenapa Huruf di Keyboard Tak Urut ABCD? Ini Jawabannya 60 Ribu Pengunjung Diprediksi Ramaikan WJNC 2026, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ada Parkir Nuthuk Keren! UMKM Asal Jogja Ini dipilih Mendag Wakili RI di Korea Selatan Sidang Gugatan Pendidikan Gibran Masuk Babak Akhir, Pakar UMY Sebut Jabatan Wapres Tetap Sah

Kabar Lifestyle

60 Ribu Pengunjung Diprediksi Ramaikan WJNC 2026, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ada Parkir Nuthuk

badge-check


					Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026. (foto: ist) Perbesar

Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026. (foto: ist)

Jogjakarta- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memprediksi sekitar 60.000 penonton bakal memadati kawasan Malioboro dalam helaran tahunan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026. Event unggulan rangkaian HUT Kota Yogyakarta ini diharapkan menjadi akselerator dalam mendongkrak tingkat okupansi hotel hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Muh Zandaru Budi Purwanto, mengatakan optimistis gelaran WJNC dapat memberikan dampak signifikan terhadap target 11 juta kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2026, dengan target belanja rata-rata Rp2,3 juta per orang dan length of stay mencapai 1,78 hari.

“Penonton yang kita harapkan di kawasan Malioboro itu 60.000. Dengan adanya WJNC ini kami optimis target itu bisa terpenuhi dan kemudian akan menyumbang pendapatan asli daerah yang meningkat dari sektor pariwisata,” ujar Zandaru di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (5/10/2026).

Namun, menanggapi kekhawatiran masyarakat dan wisatawan terkait persoalan tarif parkir liar alias “nuthuk” yang sering menodai citra pariwisata Jogja, Zandaru menegaskan pihaknya bersama Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema penataan titik parkir resmi. Pengawasan ketat akan dilakukan untuk mengantisipasi oknum juru parkir yang memanfaatkan momen event.

“Jangan sampai kemudian memanfaatkan momentum event, apalagi ini HUT Kota, untuk menarik tarif sembarangan,” tegasnya.

Sementara itu untuk mencegah penumpukan massa di Titik Nol Kilometer, panitia menyiagakan tujuh layar LED raksasa di sepanjang Malioboro agar pengunjung dapat menyaksikan pawai secara nyaman dari berbagai titik.

“Tiga baliho besar berisi peta informasi fasilitas publik seperti toilet, masjid, pos medis, hingga APAR juga dipasang di area strategis,” paparnya.

Di sisi lain, Pemkot kembali menghimbau pengunjung untuk senantiasa menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempat yang terpisah antara organik dan nonorganik, serta mematuhi aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sepanjang area Malioboro.

“Di Malioboro itu kawasan tanpa rokok”, pungkas Zandaru.

Sebagaimana diketahui, WJNC khusus tahun ini akan diselenggarakan di kawasan Malioboro pada 7 Oktober 2026 berbeda tahun sebelumnya dilakukan di kawasan Tugu pal putih Yogyakarta. K-ollf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Eks Karyawan Ungkap Kebohongan Besar Facebook, Bilang Jangan Percaya

6 October 2026 - 17:18 WIB

Kenapa Huruf di Keyboard Tak Urut ABCD? Ini Jawabannya

6 October 2026 - 17:10 WIB

Keren! UMKM Asal Jogja Ini dipilih Mendag Wakili RI di Korea Selatan

6 October 2026 - 15:52 WIB

GEKRAFS JABAR Chlorine Digital Media, Al Wafa dan Rahayu Film Production Launching Poster Film Ra.Ha.Yu

4 October 2026 - 17:29 WIB

Proyek Matahari Buatan China Sedikit Lagi Rampung, Siap Beroperasi Tahun 2030

4 October 2026 - 14:39 WIB

Trending on Kabar Lifestyle