Menu ✖

Dark Mode
Hadir di CFD Kota Bogor, Pelayanan Paspor Diserbu Warga GEKRAFS JABAR Chlorine Digital Media, Al Wafa dan Rahayu Film Production Launching Poster Film Ra.Ha.Yu Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta? Proyek Matahari Buatan China Sedikit Lagi Rampung, Siap Beroperasi Tahun 2030 Trump Tunjuk Direktur Intel Pimpin Lembaga AI Gedung Putih Thailand Kini Gunakan AI untuk Meningkatkan Kualitas Durian

Kabar Dunia

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

badge-check


					isast 2026. (foto: ist) Perbesar

isast 2026. (foto: ist)

Yogyakarta– Peneliti di bidang roket, satelit, pesawat tanpa awak (drone), dan astrofisika dari berbagai negara akan berkumpul di Yogyakarta pada 6–8 Oktober 2026 dalam The 12th International Seminar on Aerospace Science and Technology (ISAST 2026).

Menurut rilis yang diterima kabaronline , Konferensi bertema “Aerospace for Humanity” ini diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa, bersama Universitas Gadjah Mada, i-CATS University College (Malaysia), dan Vietnam National University, di The Alana Hotel & Conference Center Malioboro. Kegiatan berlangsung secara hibrida: tatap muka di Yogyakarta dan daring.

“Penyelenggaraan ISAST 2026 tahun ini adalah momentum penting dalam pertukaran keilmuan dirgantara, dengan kolaborasi ORPA BRIN, UGM, dan i-CATS University College, Malaysia. Seminar ini dirancang sebagai forum yang mempertemukan para pakar dari industri dengan peneliti dari kampus dan lembaga penelitian untuk bertukar wawasan seputar observasi bumi, eksplorasi antariksa, serta teknologi kedirgantaraan berkelanjutan,” kata Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) BRIN, Prof. Dr. Robertus Heru Triharjanto.

Tahun ini ISAST menerima 138 abstrak dari 14 negara dan 91 makalah lengkap. Sebanyak 88 makalah terpilih dipresentasikan dalam tujuh ruang sidang paralel: roket dan propulsi, teknologi UAV/drone, rekayasa satelit dan penginderaan jauh, cuaca antariksa, astrofisika, sains dirgantara dasar, serta kebijakan dan ekonomi antariksa.

Dalam rilis disebutkan, melalui ISAST 2026 Aerospace Innovation Challenge digelar kompetisi gratis bertema “Next-Gen Skies: Future Breakthroughs in Aerospace, Drone, and Space Technologies”, dimana panitia telah menerima 166 karya mahasiswa dari 26 negara di lima benua. Pemenangnya diumumkan pada penutupan konferensi, Rabu, 7 Oktober 2026.

Selain itu seluruh layanan peserta berjalan melalui portal www.isast.space: pendaftaran, pembayaran, unggah materi presentasi, jadwal, hingga pemesanan ekskursi. Portal ini dilengkapi asisten AI, “Mr. Peo”, yang menjawab pertanyaan peserta kapan saja, serta Collab Corner, ruang bagi peserta untuk saling menemukan mitra riset dan kolaborasi lintas negara.

Upacara pembukaan akan digelar Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan diisi sambutan Kepala BRIN serta perwakilan UGM dan i-CATS. Sesi pleno menghadirkan Dr.-Ing. Javensius Sembiring, Prof. Dr. Mohd Yazid (Universiti Teknologi Malaysia), Prof. Dr. Shuhaimi bin Mansor, dan Prof. Dr. Ahmad Zulfaa bin Mohamed Kassim.

“Banyak orang Indonesia senang mengikuti berita roket, drone, dan antariksa. Kami ingin publik tahu bahwa riset di bidang ini juga dikerjakan di sini, oleh peneliti dan mahasiswa Indonesia bersama rekan dari banyak negara,” ujar Ketua Panitia ISAST 2026, Soleh Fajar Junjunan, peneliti BRIN.

ISAST pertama kali digelar oleh LAPAN pada 2013 dan kini dilanjutkan oleh BRIN. Penyelenggaraan tahun ini didukung oleh PT DAHANA, PT GMF AeroAsia, PT Nusantara Secom InfoTech, Anton Paar (PT Elementa Laboratoria Indonesia), TRUF, dan AERING. RhY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Trending on Kabar Dunia