Menu ✖

Dark Mode
Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan Nabi Krisis 2008 Ungkap Kebohongan Terbesar Nvidia, Warning Investor Dunia dalam Bahaya, Manusia Rp 3.500 T Muncul Jadi Juru Selamat Trump Ketemu Bos-Bos Teknologi Bahas Krisis Dunia, Begini Hasilnya

Kabar Lifestyle

AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan

badge-check


					OpenAI. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo) Perbesar

OpenAI. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

Lebih dari 100 organisasi menjadi target agen AI yang bermasalah. OpenAI mengingatkan mengenai potensi ini.

Unggahan blog OpenAI menyebutkan telah memberitahu lebih dari 100 organisasi mengenai insiden yang melibatkan aktivitas tidak sah terkait agen AI, dikutip dari Reuters, Jumat (2/10/2026).

Peringatan itu dilakukan setelah OpenAI melakukan tinjauan pada aktivitas model AI terkait peretasan Hugging Face yang terjadi beberapa waktu lalu.

Penelusuran pada sekitar 50 petabyte data dilakukan OpenAI. Tujuannya agar memahami sepenuhnya soal aktivitas agen AI yang bermasalah.

Serangkaian insiden, termasuk Hugging Face, telah memicu kekhawatiran mengenai perkembangan AI di industri tersebut. Bahkan sejumlah bos perusahaan teknologi global juga menyuarakan hal serupa.

OpenAI sendiri mengatakan pihaknya telah melakukan langkah teknis dan operasional agar tidak terjadi lagi insiden yang sama. Termasuk melakukan pendeteksian sejak dini.

“Dalam sejumlah kasus, model menggunakan akses internet dengan cara tidak sengaja atau tidak menerapkan pembatasan ideal,” jelas OpenAI.

“Selama beberapa bulan terakhir, kami telah menerapkan pembatasan ideal. Selama beberapa bulan terakhir, kami telah menerapkan langkah-langkah teknis dan operasional baru untuk menghindari masalah serupa atau mendeteksinya sejak dini, dan melanjutkan pekerjaan ini,” imbuh perusahaan yang dipimpin Sam Altman itu.

Sebelumnya pada September, OpenAI mengaku masih mencoba memahami cakupan aktivitas agen AI jahatnya dua bulan pasca kejadian Hugging Face. Laporan ini berasal dari Reuters yang mengutip dua orang sumber.

Aktivitas jahat itu juga masih berlanjut beberapa waktu setelah insiden Hugging Face. Saat itu, OpenAI mengungkapkan agen mereka telah membocorkan 53 gambar pengguna ChatGPT.

Sumber: cncindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru

2 October 2026 - 18:46 WIB

Nabi Krisis 2008 Ungkap Kebohongan Terbesar Nvidia, Warning Investor

2 October 2026 - 18:38 WIB

Dunia dalam Bahaya, Manusia Rp 3.500 T Muncul Jadi Juru Selamat

2 October 2026 - 18:27 WIB

Trump Ketemu Bos-Bos Teknologi Bahas Krisis Dunia, Begini Hasilnya

2 October 2026 - 18:13 WIB

Wacana Whoosh Sampai Jatim, Dosen UMY Ingatkan Menkeu

2 October 2026 - 13:16 WIB

Trending on Kabar Lifestyle