Pertengahan 2025, Mark Zuckerberg melakukan hal gila dengan menghabiskan USD 14 miliar atau sekitar Rp 250 triliun untuk membeli seluruh karyawan perusahaan rintisan AI bernama Scale AI, beserta sang pemuda ajaib Alexandr Wang selaku sang CEO. Keputusannya itu dianggap tidak masuk akal, tetapi kini akhirnya membuahkan hasil yang signifikan.
Dari kesepakatan itu, Wang menerima USD 5 miliar atau sekitar Rp 89,5 triliun dan ditunjuk sebagai Chief AI Officer Meta. Investor teknologi, Adam Khoo, sebelumnya menyampaikan kalau harga tersebut tampak keterlaluan.

“Sekarang, lihatlah produk-produk AI baru Meta yang dikembangkan di bawah kepemimpinan Wang telah menambah nilai pasar sekitar USD 200 miliar. Tiba-tiba, membayar miliaran dolar untuk mendapatkan talenta kelas dunia tidak lagi tampak begitu gila. Begitulah cara para pengusaha hebat berpikir,” kata Adam, dikutip detikINET dari Yahoo Finance, Senin (28/9/2026).
Dirinya melanjutkan, sekarang pertanyaannya bukan lagi berapa banyak Meta menggelontorkan uang hanya untuk mendapatkan Wang. Menurutnya, pertanyaannya adalah berapa banyak nilai yang dapat diciptakan Wang untuk Meta.
“Jika seseorang dapat membantu Anda menciptakan nilai USD 10 miliar, membayar mereka USD 1 miliar bisa menjadi harga yang sangat murah,” tambahnya.
Jadi, kesepakatan itu mengubah pandangan yang sebelumnya menilai Meta terlambat memasuki dunia AI, kini menjadi benar-benar memimpinnya. Mereka memberikan kejutan dalam acara Meta Connect 2026 yang digelar pada 23 September lalu, dengan menghadirkan Muse Charm.
Muse Charm adalah perangkat keras berbasis AI dengan ukuran mungil, yang mirip seperti mainan jaman dulu Tamagochi. Perangkat ini dibuat khusus agar pengguna dapat berinteraksi langsung dengan agen AI besutan Meta bernama Muse.
Aplikasi tersebut saat ini sudah memiliki jumlah unduhan yang begitu banyak dan melesat ke posisi teratas di App Store. Kepopulerannya itu yang membawa pasar saham Meta pada minggu ini melesat.
Menurut data terbaru dari Sensor Tower, Muse mencapai 2,8 juta unduhan dalam 12 hari pertama peluncurannya di App Store Amerika Serikat dan Kanada. Itu berarti Muse melampaui ChatGPT kepunyaan OpenAI yang hanya memperoleh 1,3 juta unduhan dalam periode yang sama.
Muse juga mencetak rekor unduhan harian baru di AS sebanyak 264 ribu pada 19 September 2026, hari ketiga berturut-turut di atas 200 ribu unduhan.
Dari situ, Meta telah meningkatkan nilai valuasinya sebesar USD 234 miliar atau sekitar Rp 4.191 triliun pada lima hari terakhir. Angka ini jauh lebih banyak dari USD 14,3 miliar yang dihabiskan Meta untuk Scale AI.
Sumber: detik.com














