Menu ✖

Dark Mode
Tanah Sareal Bakal Ditiru Pakistan Respons Tak Terduga China Setelah Trump Tiba-Tiba Rombak Nama AI Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China Astronom Temukan Bukti Matahari Pernah Makan Planet di Awal Tata Surya Manta Impact Bond Disiapkan untuk Lindungi Pari Manta Raja Ampat Pemuda Ajaib Alexandr Wang Lesatkan Nilai Meta Rp 4.191 Triliun

Kabar Lifestyle

Komdigi Ultimatum 7 PSE, Rosalia Indah hingga Sriwijaya Air Terancam Diblokir

badge-check


					Komdigi Ultimatum 7 PSE, Rosalia Indah hingga Sriwijaya Air 
Terancam Diblokir
(Foto: Komdigi)
Perbesar

Komdigi Ultimatum 7 PSE, Rosalia Indah hingga Sriwijaya Air Terancam Diblokir (Foto: Komdigi)

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ultimatum kepada tujuh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang belum memenuhi kewajiban pendaftaran. Jika tetap membandel, layanan digital mereka terancam terkena sanksi administratif hingga pemutusan akses.

Tujuh PSE tersebut mencakup penyedia layanan transportasi, penerbangan, hingga aplikasi kesehatan dan kebugaran, di antaranya PT Rosalia Indah Transport, PT Sriwijaya Air, PT Haryanto Motor Indonesia, serta Secret Industries Pty Ltd selaku penyelenggara layanan FatSecret. Komdigi memberi tenggah hingga 1 Oktober 2026

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar mengatakan surat peringatan telah disampaikan kepada tujuh PSE tersebut pada Minggu (27/9/2026), sebagai tindak lanjut pembinaan dan pengawasan kepatuhan.

“Setiap PSE Lingkup Privat yang menyediakan layanan atau beroperasi di Indonesia wajib memenuhi ketentuan pendaftaran yang berlaku. Surat peringatan ini menjadi kesempatan bagi PSE untuk segera memenuhi kewajiban sebelum tindakan penegakan hukum diterapkan,” ujar Alexander.

Adapun tujuh PSE yang menerima surat peringatan Komdigi adalah:

  • PT Haryanto Motor Indonesia, penyelenggara aplikasi PO Haryanto Online
  • PT Indo Transport Abdimas, penyelenggara aplikasi PO Handoyo
  • PT Rosalia Indah Transport, penyelenggara website rosalia-indah.co.id dan aplikasi Rosalia Indah Transport
  • PT Sebastian Citra Indonesia, penyelenggara website rotio.id
  • PT Sriwijaya Air, penyelenggara website sriwijayaair.co.id dan aplikasi Sriwijaya Air Mobile
  • PT Sudiro Tungga Jaya, penyelenggara aplikasi Sudiro Tungga Jaya
  • Secret Industries Pty Ltd, penyelenggara website fatsecret.co.id dan aplikasi Penghitung Kalori FatSecret.

Alexander menegaskan, apabila hingga 1 Oktober 2026 ketujuh PSE tersebut belum juga memenuhi kewajiban pendaftaran, Komdigi akan mengambil langkah penegakan hukum administratif sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemutusan akses terhadap sistem elektronik.

Meski demikian, Komdigi tetap membuka ruang klarifikasi bagi penyelenggara yang menghadapi kendala teknis maupun hambatan lain selama proses pendaftaran.

Sebelumnya, Komdigi telah menyampaikan pemberitahuan kewajiban pendaftaran kepada 25 PSE Lingkup Privat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 PSE telah memenuhi kewajibannya, sementara dua lainnya telah berkomunikasi dengan Komdigi untuk menyampaikan komitmen pendaftaran.

Dua PSE yang telah menyampaikan komitmen tersebut adalah PT Pelita Air Service melalui website pelita-air.com dan aplikasi Pelita Air, serta Shopify Inc melalui website shopify.com dan aplikasi Shopify.

Tujuh PSE yang kini menerima surat peringatan merupakan penyelenggara yang masih belum memenuhi kewajiban pendaftaran setelah proses pemberitahuan dan pembinaan.

“Kami minta seluruh PSE lingkup privat dapat segera melakukan pendaftaran agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas penyelenggaraan layanan digital yang digunakan,” kata Alexander.

Kewajiban pendaftaran PSE Lingkup Privat merupakan bagian dari tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik di Indonesia. Komdigi menegaskan seluruh penyelenggara wajib mematuhi ketentuan tersebut demi menciptakan ekosistem digital yang tertib dan bertanggung jawab.

Sumber: detik..com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Respons Tak Terduga China Setelah Trump Tiba-Tiba Rombak Nama AI

28 September 2026 - 13:34 WIB

Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China

28 September 2026 - 13:29 WIB

Astronom Temukan Bukti Matahari Pernah Makan Planet di Awal Tata Surya

28 September 2026 - 13:25 WIB

Manta Impact Bond Disiapkan untuk Lindungi Pari Manta Raja Ampat

28 September 2026 - 12:54 WIB

Pemuda Ajaib Alexandr Wang Lesatkan Nilai Meta Rp 4.191 Triliun

28 September 2026 - 12:48 WIB

Trending on Kabar Lifestyle