Menu

Dark Mode
Petugas Gabungan di Bogor Terus Berjibaku Padamkan 8 Lahan Sampah Terbakar 67 Tahun Pelopor, Momentum Evaluasi dan Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat Pemkot Bogor dan Danone Indonesia Kolaborasi Kembangkan UMKM agar Naik Kelas Denny Mulyadi Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dalam Penilaian Ombudsman 2026 H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat Dedie Rachim Ajak Warga Budayakan Berolahraga dan Dukung Atlet di Porprov XV

Kabar Bogor

Pemkot Bogor dan Danone Indonesia Kolaborasi Kembangkan UMKM agar Naik Kelas

badge-check


					pemkot bogor dan danone. (foto: kominfo) Perbesar

pemkot bogor dan danone. (foto: kominfo)

Kota Bogor-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Danone Indonesia dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bogor. Kolaborasi tersebut dibahas saat Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima audiensi perwakilan Danone Indonesia di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Senin (14/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Komunikasi Danone Indonesia, Arief Mujahiddin, menyampaikan rencana pelaksanaan Damping Award, yakni sebuah program yang diinisiasi Danone sejak 2020 bersama Kampus Bisnis Umar Usman.

Arief menjelaskan, Damping Award bukan hanya ajang pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi wadah pendampingan dan tantangan bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas serta naik kelas.

“Damping Award merupakan penghargaan bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia yang mengikuti program pembinaan. Untuk UMKM Kota Bogor nanti ada penghargaan khusus, di mana Wali Kota Bogor akan menjadi salah satu dewan jurinya. Selain itu, Danone berkeinginan untuk berkolaborasi dan membantu program-program yang berkaitan dengan UMKM di Kota Bogor,” jelas Arief.

Ia mengatakan, dalam program tersebut para peserta yang telah mengikuti pembinaan akan ditantang untuk mempresentasikan progres dan perkembangan usahanya. Selanjutnya, peserta akan dikompetisikan, dikurasi, dan dinilai oleh para dewan juri. UMKM yang akan dikurasi dalam program tersebut mencakup sektor boga dan nonboga atau kuliner dan nonkuliner.

Tahapan program tersebut telah berjalan sejak awal September 2026 dan penghargaan direncanakan berlangsung pada akhir tahun, tepatnya November 2026.

“Harapannya melalui kegiatan ini UMKM bisa naik kelas, bukan hanya dari sisi omzet, tetapi juga pengetahuan, manajemen, pengelolaan keuangan, dan kemampuan dalam membangun jejaring,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama ini dapat mendukung berbagai program pengembangan UMKM di Kota Bogor, termasuk pembinaan pedagang kaki lima (PKL) dan penguatan konsep Bogor sebagai City of Gastronomy

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim meminta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor untuk memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM agar dapat berpartisipasi dalam program tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi UMKM Kota Bogor untuk berjejaring dan bertemu dengan pelaku usaha dari berbagai kota di Indonesia.kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Petugas Gabungan di Bogor Terus Berjibaku Padamkan 8 Lahan Sampah Terbakar

14 September 2026 - 19:36 WIB

67 Tahun Pelopor, Momentum Evaluasi dan Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

14 September 2026 - 19:32 WIB

Denny Mulyadi Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dalam Penilaian Ombudsman 2026

14 September 2026 - 19:25 WIB

CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis

11 September 2026 - 16:00 WIB

Pelayanan Persampahan di TPAS Galuga Berjalan Normal, 128 Truk Masuk Bergiliran

9 September 2026 - 18:52 WIB

Trending on Kabar Bogor