Menu

Dark Mode
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia? AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital? China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

Kabar Lifestyle

AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital?

badge-check


					Indosat Ilustrasi AI (Foto: Indosat Ooredoo Hutchison) Perbesar

Indosat Ilustrasi AI (Foto: Indosat Ooredoo Hutchison)

Kecerdasan buatan (AI) semakin mempermudah proses produksi video. Dengan memberikan perintah melalui teks, kreator kini dapat mengubah ide menjadi visual bergerak tanpa harus memiliki kemampuan editing yang mendalam.

Namun, kemudahan dalam membuat visual justru menghadirkan tantangan baru. Ketika proses produksi semakin mudah dilakukan, kemampuan menyusun cerita yang menarik menjadi semakin penting bagi seorang kreator.

Hal tersebut menjadi salah satu hal yang diuji dalam WonderClip AI Hackathon: Wonderful Indonesia. Kompetisi ini mengajak para kreator Indonesia menggunakan AI untuk mengemas berbagai cerita mengenai Indonesia ke dalam video berdurasi 60 hingga 180 detik.

Kompetisi tersebut tidak hanya menilai kemampuan peserta dalam menggunakan AI. Kemampuan bercerita juga menjadi salah satu aspek utama yang diperhatikan. Penilaian mencakup struktur video, relevansi terhadap tren, kualitas storytelling, kekuatan kesimpulan, kreativitas dan orisinalitas, serta keterkaitan dengan budaya Indonesia.

Peserta dapat memilih berbagai tema untuk diangkat, mulai dari tradisi dan ritual, kuliner, tari, musik, kerajinan, alam, hingga kehidupan Indonesia modern. Dalam kompetisi ini, AI diposisikan sebagai alat bantu produksi, sedangkan kreator tetap memiliki peran dalam menentukan sudut pandang dan cerita.

WonderClip AI dari Alibaba yang digunakan dalam kompetisi memiliki fitur text-to-video dan image-to-world. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengubah gagasan menjadi visual bergerak. Peserta juga tidak diwajibkan memiliki pengalaman dalam melakukan editing video.

Peserta yang terpilih akan memperoleh 5.000 kredit WonderClip AI untuk membuat satu karya. Mereka diberikan waktu selama tujuh hari, mulai 25 sampai 31 Agustus 2026, untuk menyelesaikan video.

“Dengan beragam fitur AI yang ditawarkan serta dukungan kapabilitas komputasi awan, WonderClip AI memberikan kesempatan bagi kreator lokal untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi konten, sekaligus memiliki daya saing untuk menghasilkan karya yang dapat menjangkau audiens global,” kata Rinaldo dari Melocin Studio seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Kompetisi menyediakan 150 slot peserta dan terbuka bagi kreator Indonesia secara individu. Pendaftaran berlangsung pada 21-24 Agustus 2026 dengan sistem first-come, first-served. Kreator konten juga mendapatkan prioritas dalam proses seleksi.

Peserta yang lolos harus membuat satu video berdurasi minimal 60 detik dan maksimal 180 detik. Video ditujukan untuk media sosial dan wajib dipublikasikan secara terbuka melalui Instagram sebelum batas akhir pengumpulan pada 31 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia?

23 August 2026 - 23:54 WIB

China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air

23 August 2026 - 23:43 WIB

Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt

23 August 2026 - 23:35 WIB

Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global

23 August 2026 - 23:25 WIB

TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

22 August 2026 - 21:08 WIB

Trending on Kabar Lifestyle