Menu ✖

Dark Mode
Ular Raksasa di Sulawesi Pecahkan Rekor, Ahli Yakin Ada yang Lebih Besar Batam Gelap Seharian, Warga Menjerit di Medsos: Air Mati, Sinyal Hilang Belum Capai Puncak, El Nino Sudah Picu Rekor Suhu di Pasifik Pakar Ungkap Penyebab Fenomena Retakan Tanah di Kalimantan Apple Gandeng Saingan Samsung Garap Sumber Duit Baru Robot Menyerah, Tak Sanggup Gantikan Manusia Kerja di Gedung Ecommerce

Kabar Lifestyle

Waduh, Jutaan Data Warga Kota Bandung Diduga Dibobol Hacker

badge-check


					 Waduh, Jutaan Data Warga Kota Bandung Diduga Dibobol Hacker (Foto: Getty Images/Witthaya Prasongsin) Perbesar

Waduh, Jutaan Data Warga Kota Bandung Diduga Dibobol Hacker (Foto: Getty Images/Witthaya Prasongsin)

Akun Twitter (X) bernama VECERT Analyzer menyampaikan pengumuman mengejutkan di media sosial. Akun tersebut menyatakan bahwa jutaan data kependudukan warga Kota Bandung diduga dibobol dan berpotensi disalahgunakan kelompok peretas atau hacker.

Peringatan tersebut disampaikan VECERT Analyzer pada 29 Maret 2026. Dia memperingatkan bahwa tindakan ini bisa berdampak karena berkaitan dengan dokumen kependudukan warga Kota Bandung.

“PERINGATAN: Kebocoran Database Penduduk Bandung,” tulis akun tersebut di unggahannya sebagaimana dilihat detikJabar, Senin (6/4/2026).

VECERT Analyzer sendiri merupakan akun Keamanan Siber & CTI, perusahaan keamanan siber yang berfokus pada analisis kritis dan penelitian terhadap ancaman digital. Mereka sudah sering mengunggah peringatan kebocoran data yang menimpa perusahaan hingga sektor pemerintahan di berbagai negara.

VECERT Analyzer pun menuding biang kerok pembobolan data ini adalah kelompok hacker dengan nama ‘Petrunism. Kelompok ini diklaim telah mengantongi informasi rinci kependudukan warga Kota Bandung yang jumlahnya mencapai 1 jutaan.

“Kami mendeteksi kebocoran data besar yang berdampak pada Kota Bandung, Indonesia. Pelaku ancaman dengan nama “petrusnism” telah merilis sebuah database yang berisi informasi pribadi rinci dari lebih dari satu juta warga, yang diduga diambil secara ilegal dari catatan resmi kependudukan,” ucapnya.

“Korban: Database Penduduk Bandung, Indonesia Pelaku: petrusnism. Jumlah data: +1.000.000 baris (data individu). Tanggal kebocoran: Maret 2026 (kemungkinan kejadian baru-baru ini),” tutup unggahan tersebut.

detikJabar kemudian menanyakan hal ini langsung ke Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Tatang Muhtar. Melalui pesan singkat WhatsApp, Tatang mengaku akan menelusuri terlebih dahulu informasi tersebut.

“Mangga ditelusuri dulu, nuhun infonya,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ular Raksasa di Sulawesi Pecahkan Rekor, Ahli Yakin Ada yang Lebih Besar

13 October 2026 - 12:39 WIB

Batam Gelap Seharian, Warga Menjerit di Medsos: Air Mati, Sinyal Hilang

13 October 2026 - 12:36 WIB

Belum Capai Puncak, El Nino Sudah Picu Rekor Suhu di Pasifik

13 October 2026 - 12:31 WIB

Pakar Ungkap Penyebab Fenomena Retakan Tanah di Kalimantan

13 October 2026 - 12:28 WIB

Apple Gandeng Saingan Samsung Garap Sumber Duit Baru

13 October 2026 - 12:24 WIB

Trending on Kabar Lifestyle