Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Politik

Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot

badge-check


					Komisi II dan Perumda PPJ Kota Bogor. (foto: humpro) Perbesar

Komisi II dan Perumda PPJ Kota Bogor. (foto: humpro)

Kota Bogor – Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua pasar, yakni Pasar Gembrong di Bogor Timur dan Pasar Jambu Dua di Tanah Sareal, Selasa (10/3/2026).

​Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus didampingi oleh anggota Komisi II lainnya, Heri Cahyono dan Abdul Kadir Hasbi Alatas langsung memantau stabilitas harga komoditas pangan serta fasilitas pendukung pasar menjelang hari raya Idul Fitri.

​Dalam tinjauan di Pasar Gembrong, para wakil rakyat ini berkeliling mengecek harga kebutuhan pokok mulai dari daging, ikan, telur, hingga sayuran. Rifki mencatat adanya kenaikan pada beberapa komoditas tertentu.

​”Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan sidak harga komoditi. Adapun harga yang mengalami kenaikan ada beberapa, seperti cabai rawit jablay yang menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram,” ujar Achmad Rifki Alaydrus.

​Senada dengan Rifki, anggota Komisi II Heri Cahyono (HC) menambahkan bahwa meski ada kenaikan pada cabai, secara umum naik turun harga masih dianggap wajar untuk periode menjelang Lebaran.

​”Harga daging terpantau di angka Rp130 ribu dan cabai di kisaran Rp100 ribu. Kami berharap menjelang Lebaran nanti tidak ada kenaikan yang signifikan. Kami juga ingin memastikan semua lapak pedagang di Pasar Gembrong ini sudah terisi agar ekonomi warga berjalan optimal,” jelas Heri.

​Selain masalah harga, Komisi ll juga menerima aspirasi dari warga Cibeureum terkait sulitnya akses transportasi umum menuju Pasar Gembrong.

Banyak masyarakat yang mengeluhkan ketiadaan trayek angkutan kota (angkot) yang masuk langsung ke area pasar.

​Menanggapi hal tersebut, Heri akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

​”Nanti ada beberapa trayek yang akan kita coba arahkan untuk bisa masuk ke Pasar Gembrong dengan berkomunikasi dengan Dishub Kota Bogor. Tujuannya agar warga yang ingin berbelanja bisa langsung sampai ke pasar tanpa kesulitan transportasi,” tegasnya.

Pasar Gembrong sukasari. (foto: humpro)

​Setelah tinjauan di Pasar Gembrong, Komisi ll melanjutkan sidak ke Pasar Jambu Dua. Di sana, mereka kembali mengecek harga cabai, terong, bawang, kentang, hingga sayuran hijau.

Berdasarkan pantauan, terdapat perbedaan harga komoditi antara Pasar Gembrong dan Pasar Jambu Dua.

​Anggota Komisi II, Abdul Kadir Hasbi Alatas, menekankan pentingnya menjaga kelancaran distribusi agar harga tidak melambung liar.

​”Dari pantauan di lapangan, sebagian komoditas masih relatif stabil, namun ada beberapa yang mulai mengalami kenaikan seperti cabai dan ayam, tapi masih dalam batas yang dapat dikendalikan,” kata Hasbi.

​Ia menambahkan bahwa pasar adalah jantung kebutuhan harian masyarakat, sehingga pengawasan harus diperketat.

“Stabilitas harga harus terus dijaga melalui pengawasan dan koordinasi yang baik agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” pungkasnya. hmp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik