Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Politik

Optimalkan PAD, Ketua DPRD Dukung Bappenda Kota Bogor Jemput Bola

badge-check


					ketua dprd kota bogor adityawarman adil. (foto: humpro) Perbesar

ketua dprd kota bogor adityawarman adil. (foto: humpro)

Kota Bogor – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menghadiri pembukaan kegiatan Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026 di Plaza Balaikota Bogor, Rabu (4/2/2026).

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Bogor ini mengusung tema “Bersama Taat, Bersama Hebat, Bersama Patuh, dan Bersama Tumbuh.”

Agenda ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk melakukan “jemput bola” guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​Dalam sambutannya, Adityawarman Adil menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam membayar pajak merupakan kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Bogor.

Menurutnya, dana yang terkumpul dari PBB-P2 dan PKB akan dialokasikan kembali untuk kepentingan masyarakat.

​”Tujuan utama optimalisasi pajak ini adalah meningkatkan PAD Kota Bogor guna menyelesaikan berbagai masalah masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Adityawarman.

​Ia juga menekankan bahwa pencapaian target APBD 2026 memerlukan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif.

bappenda kota bogor. (foto: humpro)

Adityawarman berharap kegiatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi memberikan dampak nyata pada kas daerah.

​Kepala Bappenda Kota Bogor, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa Pekan Panutan 2026 akan berlangsung selama dua hari, yakni 4 hingga 5 Maret 2026. Fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kepatuhan wajib pajak di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

​Abdul Wahid mengungkapkan bahwa potensi pajak dari ASN yang terdata cukup signifikan. Berdasarkan data Bappenda, terdapat 3.776 wajib pajak dari ASN dengan total potensi nilai pajak mencapai Rp8,3 miliar.

​”Melalui acara ini, diharapkan ASN dapat menjadi contoh atau role model bagi masyarakat umum dalam memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu,” jelas Abdul Wahid.

​Untuk menarik minat para wajib pajak, Pemerintah Kota Bogor memberikan dorongan berupa program relaksasi pajak.

Abdul Wahid menyebutkan bahwa masyarakat dan ASN bisa menikmati potongan harga yang cukup besar tergantung pada ketetapan pajaknya.

​”Diskon Pajak yang tersedia mulai dari 5% hingga 20%,” ungkapnya. hmp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik