Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar Bogor

HPSN 2026, Menteri LH Korvey di Kota Bogor

badge-check


					HPSN 2026, Menteri LH Korvey di Kota Bogor Perbesar

BOGOR – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, unsur Forkopimda, serta masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Kota Bogor, Senin (16/2/2026).

 

Kegiatan diawali dengan apel di halaman Botani Square, kemudian dilanjutkan aksi bersih-bersih di sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Oto Iskandar Dinata (Otista), Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Jalan Lawang Saketeng.

 

Hanif Faisol, menegaskan bahwa persoalan sampah telah berada pada kondisi darurat secara nasional, termasuk di Kota Bogor. Ia menyampaikan arahan Prabowo Subianto agar seluruh daerah memimpin penyelesaian sampah dari hulu melalui Gerakan Nasional Indonesia Asri.

 

“Bapak Presiden meminta kita memimpin langsung penyelesaian sampah dari hulu. Bahkan, bila perlu para pimpinan yang hadir bersedia menjadi Ketua Bank Sampah unit di wilayahnya masing-masing agar persoalan sampah di Bogor benar-benar tuntas,” ujarnya.

 

Hanif juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan warganya dalam menjaga kebersihan. Menurutnya, Bogor memiliki potensi besar sebagai kota yang asri dan bersih jika upaya kolaboratif ini terus dijaga dan diperkuat.

 

“Saya angkat topi untuk pak Wali Kota dan Warga Kota Bogor bersih selalu. pokonya luar biasa,” katanya.

 

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kehadiran Menteri dan Wakil Menteri LH beserta jajaran kementerian semakin menguatkan komitmen Kota Bogor dalam pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

 

“Kota Bogor saat ini memiliki ratusan bank sampah, puluhan TPS3R, serta TPS yang sudah beralih dari open dumping menjadi controlled landfill. Tahun ini, insyaallah kami juga akan mendapatkan program waste to energy dari pemerintah pusat untuk mengolah sampah menjadi energi listrik,” jelas Dedie Rachim.

 

Ia mengatakan, upaya pembersihan di sejumlah titik seperti Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Lawang Saketeng telah menunjukkan hasil signifikan dan akan terus dipertahankan. Ke depan, Pemkot Bogor juga akan melakukan pembersihan dan relokasi di kawasan Pasar Anyar.

 

“Ada beberapa titik diantaranya di wilayah Pasar Anyar kita akan mulai pembersihan dan relokasi,” ucapnya.

 

Terkait pengawasan, Dedie menyebutkan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, kegiatan kerja bakti atau korve akan dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat.

 

“Model seperti ini akan menjadi gerakan besar secara nasional, bukan hanya di Bogor, untuk merespons persoalan sampah agar kita semua lebih bijak dalam pengelolaannya,” pungkasnya. Rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD

21 September 2026 - 17:39 WIB

Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Jalin Kerja Sama

21 September 2026 - 10:00 WIB

Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City

21 September 2026 - 09:54 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Peran PMI dalam Bidang Kesehatan

20 September 2026 - 11:39 WIB

Petugas Gabungan di Bogor Terus Berjibaku Padamkan 8 Lahan Sampah Terbakar

14 September 2026 - 19:36 WIB

Trending on Kabar Bogor