Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar Lifestyle

Ilmuwan Teliti Anomali Magnetik Raksasa di Bawah Australia, Misteri Bumi Terungkap

badge-check


					Foto: Benua Australia. (Tangkapan layar Google Maps) Perbesar

Foto: Benua Australia. (Tangkapan layar Google Maps)

Jakarta – Para ilmuwan telah mengungkap struktur magnetik besar yang tersembunyi di bawah Australia, khususnya di Northern Territory, sebuah anomali magnetik raksasa yang bentuknya unik dan memberikan petunjuk penting tentang sejarah geologi benua tersebut.

Temuan ini dihasilkan dari pemodelan baru yang meningkatkan resolusi data magnetik dari survei udara sebelumnya. Anomali tersebut dinamai Australia Magnetic Anomaly karena bentuknya yang secara kasar menyerupai garis pantai Australia. Struktur ini bukan sekadar cekungan magnetik sederhana.

Variasi medan magnetnya menunjukkan adanya lapisan batuan purba, kelekatan struktur seperti patahan, lipatan, serta cekungan di bawah kerak yang tidak tampak melalui metode pemetaan konvensional. Menurut Dr. Clive Foss, senior research geoscientist di Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), data magnetik ini membuka wawasan baru untuk melihat apa yang terjadi jauh di bawah permukaan tanah.

“Data magnetik memungkinkan kita melihat melalui tanah dan memahami arsitektur geologi yang sebelumnya benar-benar tersembunyi,” ujar Dr. Foss seperti dikutip dari Science Alert.

“Dengan memperbaiki cara kita memproses dan memodelkan dataset ini, kita dapat mengekstrak lebih banyak informasi geologi daripada sebelumnya,” sambungnya.

Anomali semacam ini terjadi ketika batuan dan mineral di dalam kerak Bumi memiliki variasi sifat magnetik yang berbeda, menghasilkan gangguan lokal di medan magnet global. Batuan beku yang kaya mineral magnetik tertentu, misalnya, dapat menyimpan jejak medan magnet Bumi saat batuan itu terbentuk, sehingga para ilmuwan kini dapat menggunakan medan magnet untuk membaca sejarah geologi berusia miliaran tahun.

Temuan Australia Magnetic Anomaly ini penting karena tidak hanya memberi gambaran struktur bawah tanah, tetapi juga dapat membantu dalam eksplorasi mineral dan sumber daya geologi lainnya, termasuk potensi deposit logam yang sebelumnya tidak terdeteksi.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop

21 September 2026 - 20:44 WIB

SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September

21 September 2026 - 20:38 WIB

Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan

21 September 2026 - 20:34 WIB

Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana

21 September 2026 - 20:30 WIB

Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas

21 September 2026 - 20:26 WIB

Trending on Kabar Lifestyle