Menu

Dark Mode
Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai

Kabar Bogor

Kota Bogor Raih UHC Award Tahun 2026

badge-check


					Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin. (foto: kominfo) Perbesar

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin. (foto: kominfo)

Kota Bogor-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dianugerahi Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 kategori Pratama oleh pemerintah pusat melalui BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat penganugerahan UHC Award Tahun 2026 di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Usai menerima penghargaan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menjelaskan bahwa Kota Bogor telah beberapa kali meraih penghargaan UHC.

“Kota Bogor Alhamdulillah mendapat kategori Pratama dengan tingkat kepesertaan di atas 98 persen dan tingkat keaktifan di atas 80 persen,” kata Erna.

Kota Bogor kembali meraih penghargaan UHC setelah sebelumnya pada 2024 juga mendapatkan penghargaan yang sama. UHC Award merupakan apresiasi dari BPJS Kesehatan kepada kabupaten/kota yang memiliki komitmen dalam pencapaian UHC.

Sementara, dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, mengatakan bahwa pemerintah mencatat cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menunjukkan tren positif.

Hingga 2025, sebanyak 98,6 persen penduduk atau sekitar 233,5 juta jiwa telah terdaftar sebagai peserta aktif. Pemerintah juga menargetkan jumlah peserta aktif meningkat menjadi 236,1 juta orang pada 2026.

Bahkan pada 2029, pemerintah menargetkan 99 persen penduduk Indonesia telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan tingkat keaktifan minimal 83,5 persen.

“Keberhasilan ini untuk rakyat dan harus terus kita tingkatkan demi kesejahteraan masyarakat. Capaian ini harus dijaga bersama, tidak boleh ada pemerintah daerah yang turun peringkat UHC,” kata Muhaimin. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik

9 August 2026 - 22:54 WIB

Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

9 August 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Trending on Kabar Bogor