Menu

Dark Mode
Kapusdiklatcab Pramuka Kota Bogor Jadi Pembicara di Kajian Urban Scouting Mars Purba Ternyata ‘Planet Biru’ Mirip Bumi Jawaban NASA Soal Bumi Kehilangan Gravitasi di Agustus 2026 Ditanya Soal Kesehatan, Google AI Overview Malah Comot Youtube Google Photos Kebagian Fitur AI Baru: Ubah Foto Jadi Meme Pramuka Kota Bogor Bantu Kelancaran Khitanan Massal Gratis Laskar Koin Seribu

Kabar Bogor

Kapusdiklatcab Pramuka Kota Bogor Jadi Pembicara di Kajian Urban Scouting

badge-check


					Kapusdiklatcab Pramuka Kota Bogor Susi. (foto: ist) Perbesar

Kapusdiklatcab Pramuka Kota Bogor Susi. (foto: ist)

​Jakarta – Pramuka Kota Bogor harus bangga, lantaran salah satu pengurus Kwarcab Pramuka Kota Bogor Susi Yulianti berkesempatan menjadi pembicara dalam kegiatan seminar Kajian Urban Scouting yang berlangsung khidmat di Kantor Walikota Jakarta Pusat, Minggu (25/1/2026).

Seminar yang dilaksanakan Kwarcab Pramuka Jakarta Pusat ini, menghadirkan Susi, yang kini menjabat sebagai Kapusdiklatcab Kota Bogor. Susi didaulat menjadi pembicara  sebagai sosok penting di balik lahirnya Petunjuk Penyelenggaraan (Jukran) Gerakan Pramuka Nomor 047 Tahun 2018 tentang Pedoman Anggota Dewasa (PAD). Sebelumnya Susi menjabat sebagai Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa.

​Dalam paparannya di hadapan 37 peserta lintas daerah, Susi mengupas tuntas filosofi serta implementasi Jukran tersebut dalam konteks kepramukaan perkotaan (Urban Scouting). Menurutnya, anggota dewasa harus memiliki landasan yang kuat namun tetap dinamis dalam menghadapi tantangan zaman.

​“Jukran ini lahir untuk memperkuat peran anggota dewasa, bukan membatasi kreativitas. Terutama dalam Urban Scouting, fleksibilitas yang tertuang dalam Jukran 047 tahun 2018 ini sangat memungkinkan kita untuk berinovasi sesuai karakteristik masyarakat kota,” tegas Susi.

​Lebih lanjut, Kak Susi menjelaskan empat poin fundamental yang menjadi ruh dari aturan tersebut. Pertama, Jukran berfungsi sebagai pedoman pengembangan diri bagi anggota dewasa untuk menjalankan peran strategis organisasi. Kedua, adanya fleksibilitas prinsip yang memberikan rambu-rambu jelas namun tidak kaku, sehingga mudah diadaptasi di lapangan.
​Poin ketiga yang disampaikan adalah Jukran sebagai panduan pelaksanaan tugas yang presisi agar anggota dewasa dapat bekerja secara profesional.

Terakhir, ia menekankan sifat aturan yang dinamis dan adaptif, di mana evaluasi berkala wajib dilakukan agar tetap relevan dengan kondisi sosial dan teknologi.

​Materi yang disampaikan tokoh senior Pramuka ini memberikan perspektif segar bagi para Pelatih Pembina Pramuka yang hadir.

Kak Susi secara tidak langsung menegaskan bahwa pembinaan di wilayah perkotaan seperti Jakarta Pusat harus dilakukan secara sistematis namun tetap terbuka terhadap perubahan lingkungan sosial.Rizki M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pramuka Kota Bogor Bantu Kelancaran Khitanan Massal Gratis Laskar Koin Seribu

25 January 2026 - 18:40 WIB

DKR Bogor Barat Gelar Sidparran

25 January 2026 - 17:14 WIB

Awal Tahun, Pramuka Pangkalan SMAN 4 Kota Bogor Gelar Rakor

24 January 2026 - 20:43 WIB

Sebulan Dilantik, Pramuka Kota Bogor Langsung Bergerak

23 January 2026 - 22:46 WIB

Komisi XIII DPR RI Apresiasi Capaian Kinerja dan Inovasi Imigrasi Bogor

22 January 2026 - 17:51 WIB

Trending on Kabar Bogor