Menu

Dark Mode
Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos

Kabar Bogor

Kolab Bareng PWI Kota Bogor, Disdukcapil Buka Pelayanan Kependudukan

badge-check


					Kolab Bareng PWI Kota Bogor, Disdukcapil Buka Pelayanan Kependudukan Perbesar

Kota Bogor- Program jumat sehat PWI Kota Bogor kali ini berbeda dari biasanya. Usai senam anggota PWI Kota Bogor maupun masyarakat umum bisa mengurus surat identitas kependudukannya di kantor PWI Kota Bogor, Junat (12/12/2025).

Kali ini PWI Kota Bogor kolaborasi dengan Disdukcapil Kota Bogor, untuk mendeketkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Kepala Disdukcapil Kota Bogor Ganjar Gunawan, selain senam dan sarapan bersama, pihak Disdukcapil membuka stand layanan Dukcapil yang meliputi, Kartu Identitas Anak (KIA), Identitas Kependudukan Digital (IKD), Perekaman KTP Elektronik pemula.

“Kegiatan hari ini yang bekerjasama dengan PWI Kota Bogor adalah pelayanan jemput bola, yang juga rutin dilakukan kepada masyarakat di Kota Bogor. Bersama PWI Kota Bogor, Disdukcapil menguatkan kolaborasi dan sinergi bersama para insan pers, sekaligus menyampaikan berbagai program strategis yang sedang dan akan dijalankan, khususnya di bidang administrasi kependudukan,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, pihaknya saat ini tengah gencar melakukan layanan jemput bola di berbagai komunitas, profesi, hingga kegiatan publik untuk mengejar target nasional aktifasi IKD. Pemerintah pusat melalui Kemendagri menetapkan target aktifasi sebesar 30 persen dari jumlah wajib KTP di setiap daerah.

“Wajib KTP di Kota Bogor sekitar 800 ribu orang. Maka 30 persennya sekitar 200 ribu harus sudah bertransformasi ke KTP digital. Saat ini baru sekitar 60 ribu yang mengaktifkan IKD, masih di bawah 10 persen. Ini menjadi PR besar bagi kami,” jelasnya.

Ganjar juga menegaskan bahwa IKD menjadi bagian penting dalam agenda nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), karena ke depan berbagai layanan publik akan terintegrasi secara digital. “IKD ini pintu gerbangnya. Nantinya dokumen kependudukan dapat diajukan langsung melalui aplikasi tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil. Masyarakat tinggal mengambil dokumen setelah proses selesai,” imbuhnya.

Namun, ia mengakui bahwa sejumlah kendala masih dihadapi, antara lain rendahnya pengetahuan masyarakat tentang IKD, perangkat telepon yang tidak mendukung, hingga anggapan bahwa KTP digital belum terlalu dibutuhkan. Di sisi lain, maraknya penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan Disdukcapil menjadi perhatian serius.

“Tidak ada program petugas Disdukcapil menelpon langsung warga untuk mengaktifkan IKD. Aktifasi hanya bisa dilakukan di hadapan petugas resmi, karena ada tahapan scan barcode dari sistem. Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing link palsu yang justru berujung pembobolan rekening atau penipuan,” tegasnya.

Ganjar menambahkan bahwa saat ini KTP digital dan KTP fisik masih berjalan berdampingan. IKD sudah bisa dipakai di sejumlah fasilitas seperti bandara dan stasiun kereta, sementara sektor lain seperti perbankan dan rumah sakit masih menunggu sinkronisasi kebijakan dari pemerintah pusat.

“Pelayanan Dukcapil saat ini bisa dilakukan di kelurahan dan kecamatan, bahkan ada Layanan Sore-Malam (LSM Dukcapil) yang dilaksanakan di kelurahan untuk memudahkan warga mengurus administrasi kependudukan di luar jam kerja. Kemudian juga program Service on Saturday (SOS) atau membuka layanan di hari Sabtu. Kami terus berikan pelayanan cepat, mudah dan semua tidak berbiaya atau gratis,” tandasnya.

Sementara, Ketua PWI Kota Bogor Aldo Herman Indrabudi menyambut positif kolaborasi dan kerjasama yang dibangun bersama Disdukcapil Kota Bogor. Dengan membuka pelayanan Dukcapil di kantor PWI Kota Bogor, bukan saja melayani para wartawan, tetapi bagi warga juga. “Ternyata pelayanan Dukcapil Kota Bogor itu sangat cepat, mudah dan gratis. Jemput bola yang dilakukan Disdukcapil juga betul-betul sangat membantu masyarakat,” ucapnya.

Rheynaldhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Trending on Kabar Bogor